Senin, 20 April 2026

VIRUS CORONA DI INDONESIA

3 Provinsi Ini Memiliki Tingkat Penularan Covid-19 Tertinggi Se-Indonesia, Daerah Mana Saja?

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan, saat ini ada tiga provinsi dengan penambahan pasien positif Covid-19 yang pa

Tribunnews/Herudin
Ilustrasi: Warga mengantre dengan menerapkan physical distancing (jarak fisik) saat akan mengambil paket takjil gratis di Cempaka Putih Tengah, Jakarta, Selasa (12/5/2020). Sebanyak 400 hingga 600 paket takjil yang diadakan atas patisipasi masyarakat diberikan kepada warga yang membutuhkan dan yang terdampak Covid-19 dengan menerapkan antrean jarak fisik. 

TRIBUNBATAM.id - Pandemi virus corona di Indonesia terus menunjukkan peningkatan kasus baru.

Hingga Selasa (19/5/2020) jumlah pasien terinfeksi covid-19 mencapai 18.496 jiwa.

DKI Jakarta masih menjadi daerah tertinggi pasien positif covid-19.

Kendati demikian, Jakarta diklaim sukses menekan penularan covid-19 melalui pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Jika DKI Jakarta perlahan mampu menekan penyebaran virus corona, ada tiga daerah saat ini menjadi epicentrum baru penyebaran virus corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan, saat ini ada tiga provinsi dengan penambahan pasien positif Covid-19 yang paling signifikan dalam sepekan terakhir.

Ketiganya ialah Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan Doni usai rapat bersama Presiden Joko widodo melalui konferensi video, Senin (18/5/2020).

"Jawa Timur mengalami kenaikan kasus mingguan sebesar 70 persen."

"Kemudian Sumatera Selatan mengalami kenaikan kasus mingguan 157 persen," ujar Doni.

"Sedangkan Kalimantan Selatan mengalami kenaikan jumlah kasus mingguan 60 persen," lanjut dia.

Dari total pasien positif Covid-19 di Kalimantan Selatan, sebanyak 68 persen berasal dari klaster jemaah tablig di Gowa.

Kasus Covid-19 Diprediksi Bakal Terus Bertambah, Pemerintah Kecewa Lihat Warga Batam Cuek

Disekap dan Dirudapaksa Selama 44 Hari, Gadis Ini Akhirnya Dibunuh dan Mayatnya Dibeton

4 Juta Lebih Terinfeksi, Ini Sejarah Virus Corona di Dunia hingga Menjadi Pandemi

Untuk itu, Doni mengatakan, dalam dua pelam ke depan belum akan diambil keputusan untuk melonggarkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), mengingat masih tingginya angka penularan.

"Jadi kami ulangi kembali bahwa satu dua pekan ke depan belum ada kebijakan pengurangan pembatasan," ujar Doni.

Adapun yang dibahas dalam rapat bersama Presiden Jokowi, Senin, hanya skenario pelonggaran PSBB apabila kurva penularan di masyarakat rendah.

"Yang dibahas hari ini oleh Bapak Presiden adalah skenario yang mana seluruhnya tergantung dari data-data lapangan," lanjut dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan, masih ada penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kembali bertambah.

Penambahan itu menyebabkan kini secara akumulatif ada 18.010 kasus Covid-19, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

"Untuk konfirmasi Covid-19 positif naik 496 orang, sehingga menjadi 18.010 orang," ujar Yurianto.

Data yang sama memperlihatkan bahwa ada penambahan 195 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam sehari.

Mereka sudah diperiksa dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan hasilnya memperlihatkan dua kali negatif virus corona.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved