Selasa, 21 April 2026

PEMULANGAN TKI DARI MALAYSIA

Alami Demam, Bayi PMI dari Malaysia Dirujuk ke RSUD Embung Fatimah Batam

Selain merujuk 1 PMI yang reaktif rapid test untuk dites swab ke RSUD EF, ada seorang bayi yang mengalami demam juga dirujuk ke RSUD

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/ZABUR ANJASFIANTO
TKI dari Malaysia tiba sambil membawa anak di pelabuhan internasional Batam Center, Kamis (21/5/2020) 

Saat menunggu mobil ambulans berangkat ke rusun Tanjung Uncang, sang bayi menangis cukup kencang, sebelum akhirnya diberi air putih dalam botol oleh sang ibu.

Menyusul berangkatnya keenam pekerja migran yang sakit ke rusun Tanjung Uncang, kapal MDM Express 02 yang membawa pekerja migran kloter kedua pun tiba pada pukul 13:00 WIB. 

Ada Juga TKI dari Singapura

Sebelumnya diberitakan, jumlah pekerja migran dari luar negeri (Malaysia dan Singapura) semakin bertambah.

Selain 293 pekerja migran yang datang dari Johor, Malaysia, enam orang WNI dari Singapura juga berlabuh di Pelabuhan Batam Center.

Terhadap ke enam WNI dari Singapura ini dilakukan pemeriksaan rapid test langsung di pelabuhan, oleh karena jumlahnya yang terbilang sedikit.

Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Center, Deni Cahyadi, menyatakan, dilakukannya pemeriksaan rapid test kepada WNI asal Singapura itu dengan alasan jumlahnya tidak sebanyak pekerja migran dari Malaysia yang ratusan.

"Kalau yang dari Singapura cuma enam orang, jadi sempat untuk diperiksa rapid test di sini," ujar Deni.

Keenam WNI dari Singapura ini dipulangkan sekira pukul 12.00 WIB, dengan kapal Majestic Wisdom.

 Begitu Turun Kapal, Ratusan TKI dari Malaysia Langsung Diperiksa Suhu Tubuh

Sebelumnya, Kapal Citra Indah 99 yang berlabuh di Pelabuhan Internasional Batam Center telah memulangkan sebanyak 139 pekerja migran dari Johor Malaysia.

Jumlah ini akan bertambah, setelah kapal MDM Express 02 tiba di dermaga Pelabuhan Batam Center membawa sekitar 154 orang penumpang.

Seusai diperiksa suhu tubuh, dan mengisi form kesehatan, para pekerja migran tersebut langsung dibawa menuju rusun Tanjung Uncang dengan menggunakan bus Pemko Batam.

Di rusun, para pekerja migran tersebut berencana akan diperiksa menggunakan rapid test.

Meski demikian, terdapat enam orang dari jumlah tersebut yang diduga memiliki imunitas tubuh rendah, yaitu tiga orang hamil, dan tiga lainnya memiliki riwayat penyakit.

Lewati Pengecekan Suhu Tubuh

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved