VIRUS CORONA DI BATAM
Kasus Corona Batam Senin (25/5), Total 90, Dalam Perawatan 48, Paling Banyak di RSKI Pulau Galang
Hingga Senin (25/5) dari 90 jumlah kasus Corona di Batam, sebanyak 48 orang tengah dalam perawatan di rumah sakit ada juga yang isolasi mandiri.
Dari 3 pasien positif Covid-19 di Bintan, satu pasien Covid-19 di Kecamatan Bintan Pesisir dinyatakan sembuh, satu ABK KM Bukit Raya meninggal dunia dan satu orang lagi yang baru dinyatakan positif Covid-19, warga Tambelan saat ini tengah dalam perawatan.
Selanjutnya, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Bintan berjumlah 133 orang.
Sebanyak 131 orang sudah selesai pemantauan, dan 2 orang masih proses pemantauan.
Berikutnya, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Bintan juga bertambah. Saat ini sudah berjumlah 24 orang dan sudah selesai dilakukan pengawasan.
Sementara itu, untuk warga Bintan yang ditetapkan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Bintan berjumlah 70 orang.
8 Pegawai Pelindo Negatif Covid-19
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 23 Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bintan sudah selesai pengawasan, Kamis (21/5/2020).
Selanjutnya, untuk warga yang positif Covid-19 berjumlah 2 orang, 1 orang sembuh dan 1 orang yang merupakan ABK Kapal meninggal dunia.
Sementara untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah dengan jumlah saat ini sebanyak 69 orang.
Sementara itu sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Bintan,dr Gama AF Isnaeni menuturkan, ada sebanyak 8 orang warga Bintan yang merupakan karyawan PT. Pelindo dinyatakan reaktif saat menjalani uji rapid test Covid-19.
8 orang karyawan ini di tetapkan sebagian pasien OTG dan sudah diambil Swab untuk di periksa di RS RAT Tanjungpinang.
Pihaknya juga melakukan pelacakan jejak perjalanan para yang bersangkutan.
Salah satunya melakukan tracing, kemudian menyarankan untuk isolasi mandiri dan melakukan uji rapid test kepada keluarga-keluarganya.
Adapun hasil Swab 8 orang karyawan PT. Pelindo yang telah keluar hasilnya negatif.
"Alhamdulilah hasil Swabnya telah keluar dan hasilnya negatif," terang Gama.
Tidak hanya itu, karyawan Pertamina yang hasil rapid tesnya sebelumnya reaktif, setelah di lakukan uji Swab hasilnya negatif.
Dimana dari berita sebelumnya, seorang karyawan Pertamina di Tanjunguban, Kabupaten Bintan saat dilakukan pemeriksaan rutin rapid test hasilnya reaktif.
Diketahuinya karyawan itu reaktif Covid-19, dikarenakan pihak pertamina selalu melakukan pemerinksaan rapid test rutin kepada karyawannya.
Dengan hasil itu, pihak pertamina berkoordinasi ke Dinkes Bintan, dan pihaknya langsung mengambil sampel Swab karyawan itu untuk memastikan apakah positif Covid-19 dan tinggal menunggu hasil.
(*/Roma Uly Sianturi/tribunbatam.id/Alfandi Simamora)