Minggu, 17 Mei 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Kasus Covid-19 di Batam hingga Selasa (26/5), PDP 418 Orang, Meninggal 64, ODP 3787

Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam mengumumkan update Corona per Selasa (26/5). Jumlah kasus mencapai 96 orang, dalam perawatan 52 orang, sembuh 35.

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/SON
ilustrasi. update virus corona atau covid 19 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Batam sekaligus Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah menyampaikan rilis data pasien Covid-19 Kota Batam.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (26/5/2020) mencapai 96 orang.

Sementara total pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 9 orang dan sembuh 35 orang. Jumlah ODP sebanyak 3787 orang, PDP sebanyak 418 orang, PDP yang meninggal sebanyak 64 orang, PDP yang meninggal dikarenakan penyakit penyerta sebanyak 54 orang, PDP meninggal reaktif rapid test Covid-19 sebanyak 1 orang dan PDP yang positif Covid-19 sebanyak 9 orang.

"Pasien positif Covid-19 dalam perawatan sebanyak 52 orang," ujar Azril.

Ia juga merinci pasien tersebut dirawat di berbagai rumah sakit di Kota Batam. Di antaranya RSUD Embung Fatimah sebanyak 9 orang, RSBP Batam sebanyak 3 orang, RSKI Galang sebanyak 28 orang, RS Elisabeth Batam Kota sebanyak 4 orang, RS Budi Kemuliaan sebanyak 2 orang, RS Awal Bros sebanyak 5 orang, dan isolasi mandiri 1 orang.

Pasien Baru Covid-19 Meninggal Dunia

Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam mengumumkan adanya penambahan pasien baru di Batam per Selasa (26/5/2020). Ada enam pasien baru, satu diantaranya telah meninggal dunia beberapa jam sebelum hasil swabnya diumumkan.

Pasien meninggal dunia ini adalah seorang laki-laki berinisial “Tn.HA” berusia 43 Tahun. Berprofesi sebagai swasta, beralamat di kawasan perumahan Batam Centre, Kecamatan Batam Kota.

Pasien ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 nomor 96 Kota Batam.

Adapun riyawat penyakitnya, yang bersangkutan pada 22 Mei 2020 lalu berobat ke IGD salah satu rumah sakit swasta di kawasan Batam Centre Kota Batam. Keluhan saat itu sesak napas, batuk berdahak dan demam sudah tiga hari.

Sebelumnya disertai dengan BAB mencret dan nyeri dada sebelah kanan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh DPJP pada rumah sakit tersebut maka ditegakkanlah Diagnosis “Sepsis ec Bronkopneumonia, DD. TB Paru+B20” dan selanjutnya ditetapkan sebagai PDP Covid-19 dan ditindaklanjuti dengan dilakukan perawatan pada ruang isolasi rumah sakit tersebut," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa.

 Enam Kapal Dijadwalkan Berlayar Hari Ini, Arus Balik di Pelabuhan Domestik Sekupang Masih Lengang

 Dilakukan di Kamar Terkunci, Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Jadi Kontroversi, Kenapa?

Kemudian kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif” dan diteruskan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini, Selasa, dengan terkonfirmasi “Positif”.

Perlu diketahui, kondisi yang bersangkutan sebelum hasil swabnya keluar pada hari ini, keadaannya terlihat semakin memburuk dan telah diupayakan penanganannya secara maksimal oleh tim medis rumah sakit tersebut.

"Namun akhirnya pada pukul 13.40 WIB dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya oleh pihak rumah sakit pemulasaran dan pemakamannya dilakukan secara protokol Covid-19," kata Didi.

Kasus Meninggal Jadi 9 Orang

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved