TRIBUN WIKI
Tidak Hanya Sebagai Moda Transportasi, 10 Jalur Kereta Api Punya Sejarah yang Mengubah Dunia
Kereta api merupakan salah satu transportasi paling tua di dunia. Sejarah menunjukkan, perjalanan kereta mengubah konsep waktu dan jarak.
Mencakup delapan zona waktu dan 6.000 mil melintasi medan sub-arktik berbahaya.
Kereta Api Trans-Siberia adalah kereta api terpanjang dan termahal yang pernah dibangun saat selesai pada tahun 1916.
Mengurangi waktu dari bulan menjadi hanya delapan hari, waktu yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dari Moskow ke Vladivostok.
Trans-Siberia memungkinkan kontrol pemerintah yang lebih besar atas negara terbesar di dunia.
Proyek ini membutuhkan begitu banyak uang.
Akibatnya, kekurangan ekonomi dan persenjataan tidak memadai untuk militer Rusia dalam Perang Dunia I yang berkontribusi pada Revolusi Rusia pada tahun 1917.
Komunis menggunakan kereta api untuk mengonsolidasikan kekuasaan selama perang saudara yang diikuti Revolusi Rusia dan untuk menyerbu tentara baru ke medan perang selama Perang Dunia II.
Jalur kereta api memicu migrasi ke arah timur dan perpindahan batu bara, kayu dan bahan mentah lainnya dari Siberia ke kota-kota besar Rusia.
8. Kereta Holocaust
Selama Perang Dunia II, Kereta Api Nasional Jerman mengawasi deportasi paksa orang-orang Yahudi dan korban Holocaust lainnya dari ghetto Nazi ke kamp konsentrasi seperti Treblinka dan Auschwitz.
Dari peristiwa itu, sebanyak enam juta orang dibunuh secara sistematis.
Orang-orang Yahudi yang dideportasi digiring ke gerbong barang dan mobil ternak tanpa makanan atau air sehingga banyak yang meninggal bahkan sebelum tiba di kamp konsentrasi.
Nazi tidak mungkin melakukan genosida dalam skala mengerikan seperti itu tanpa menggunakan jalur kereta api.
Seperti yang disinggung oleh arsitek Holocaust Heinrich Himmler dalam surat pada Januari 1943 kepada menteri transportasi Nazi:
“Jika saya ingin menyelesaikan semuanya dengan cepat, saya harus memiliki lebih banyak kereta untuk transportasi. "
9. Tōkaidō Shinkansen
Perjalanan kereta memasuki era baru dengan selesainya jalur kereta berkecepatan tinggi antara Tokyo dan Osaka yang memotong separuh waktu perjalanan antara kedua kota.
Dibuka sebelum Olimpiade Musim Panas 1964 di Tokyo, shinkansen (bahasa Jepang untuk "jalur utama baru") melesat dengan kecepatan hingga 125 mil per jam.
Kereta peluru perintis berfungsi sebagai simbol rekonstruksi Jepang sebagai kekuatan industri pasca-perang.
Setelah mengangkut 100 juta penumpang dalam tiga tahun pertama, menunjukkan bahwa kereta api berkecepatan tinggi bisa sukses secara komersial.
Rekayasa untuk Tōkaidō Shinkansen — yang mencakup trek khusus, tidak ada penyeberangan level, dan tidak ada kurva tajam — berfungsi sebagai templat untuk proyek kereta api cepat masa depan di seluruh dunia.
10. Eurostar
Ketika terowongan kereta api di bawah Selat Inggris dibuka pada tahun 1994, Inggris Raya terhubung ke daratan Eropa untuk pertama kalinya sejak Zaman Es.
Proyek dibangun dengan biaya 16 miliar dollar Amerika Serikat.
Terowongan sepanjang 31 mil antara Folkestone, Inggris, dan Coquelles, Prancis, memungkinkan para penumpang Eurostar melakukan perjalanan antara London dan Paris.
Perjalanan ditempuh hanya dalam waktu dua setengah jam dan tanpa perlu transportasi feri.
Dijuluki "Chunnel," terowongan bawah laut terpanjang di dunia dinamai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Modern oleh Masyarakat Insinyur Sipil Amerika.(TribunBatam.id/Widi Wahyuning Tyas) (Tribunwartakotawiki.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunwartakotawiki.com dengan judul 10 Jalur Kereta yang Mengubah Dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pt-kereta-api-indonesia-persero.jpg)