VIRUS CORONA DI SUMBAR
UPDATE Data Corona di Sumbar, Rabu (27/5) Sore, Bertambah 27, Total 537, Sembuh 236, Meninggal 25
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal menyebutkan tambahan kasus baru 27 orang maka jumlah kasus corona di Sumbar kini 537
TRIBUNBATAM.id, PADANG - Kasus corona di Sumbar masih terus bertambah.
Hari Rabu (27/5/2020) terjadi penambahan kasus sebanyak 27 orang yang terkonfirmasi.
Tambahan kasus ini menunjukkan penyebaran virus corona di Sumbar masih cukup tinggi.
• UPDATE Data Corona di Indonesia Rabu (27/5) Sore, Kasus Baru 686, Total 23.851, Sembuh 6.057
• Jadwal Liga Spanyol Pekan ke 28 Dibocorkan Pemegang Hak Siar, Dimulai 11 Juni
• Pelatih Shin Tae-Yong Wanti-wanti Pemain Timnas U19 Soal Makanan Lebaran: Jangan Makan Gorengan
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar menyebutkan bertambahnya kasus baru sebanyak 27 orang maka jumlah kasus corona di Sumbar kini menjadi 537.
Dari jumlah kasus yang sudah terkonfirmasi itu, sebanyak 236 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
Sementara 25 orang lain meninggal dunia akibat virus yang diberi nama covid-19 ini.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal mengatakan, Kabupaten Sijunjung mencatatkan kasus pertama corona atau Covid-19.
"Dari 27 tambahan positif, 7 orang di antaranya adalah warga Kabupaten Sijunjung," kata Jasman Rizal.
Sebelumnya, bersama Kota Sawahlunto, Sijunjung merupakan dua wilayah di Sumbar yang masih zona hijau.
Tetapi, Sawahlunto lebih dulu mencatatkan kasus pertama positif Covid-19 dengan jumlah 2 kasus.
• Baru Terungkap Sekarang, Inilah Kunci Sukses Mike Tyson yang Bikin Lawan KO dengan Sekali Pukul
• Entah Nekat atau Tidak Tahu, Pencuri Masuk Ruang Isolasi Covid-19, Ambil 2 Ponsel Pasien Corona
Jasman Rizal menyatakan, Kabupaten Sijunjung yang selama ini masih bersih dari paparan infeksi Covid-19, hari ini menorehkan catatan baru dengan adanya 7 orang warganya positif terinfeksi Covid-19 dimaksud.
"Artinya, tidak ada lagi Kabupaten dan Kota di Sumbar yang terbebas dari paparan infeksi Covid-19," sebut Jasman Rizal.
Penambahan jumlah positif diketahui dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi hingga pukul 08.00 WIB.
Dari 516 sampel yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 27 orang lagi.
Sembuh terkonfirmasi bertambah sebanyak 23 orang. Meninggal dunia sampai pukul 08.00 WIB hari ini belum terkonfirmasi.
Total sampai hari ini warga Sumbar yang telah terinfeksi Corona sebanyak 537 orang, sembuh 236 orang dan meninggal dunia 25 orang.
"Untuk rincian lebih lanjut, nanti sore kami sampaikan ke publik," tambah Jasman Rizal.
Kecepatan Tracking
Kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terbanyak berada di Kota Padang.
Diketahui dari 537 kasus positif Covid-19 se-Sumbar, 357 di antaranya berada di Kota Padang.
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengungkap penyebab banyaknya kasus positif Covid-19 di Padang.
Menurutnya, banyak Kasus Covid-19 di Padang menunjukan kecepatan tracking yang dilakukan Dinas Kesehatan Padang.
• Xiaomi Luncurkan 2 Smartphone 5G Redmi 10x dan Redmi 10x Pro, Harga Terjangkau, Ini Spesifikasinya
• Hasil, Klasemen & Top Skor Liga Jerman Setelah Bayern Munchen Kalahkan Dortmund, Lewandowski 27 Gol
Lanjutnya, pemeriksaan swab tenggorokan tidak hanya dilakukan pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Namun juga sudah dilakukan pada Orang Dalam Pemantauan (ODP), termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG),hingga Pelaku Perjalanan dari daerah Terjangkit (PPT).
"Banyak kasus positif di Padang menunjukankan bahwa kita sudah sampai pemeriksaan tingkat OTG. Kita periksa bukan saja PDP, namun juga sudah ODP, OTG bahkan PPT," kata Mahyeldi, Rabu (27/5/2020).
Ia menambahakan, banyak kasus positif Covid-19 yang ditemukan di Padang maka makin cepat pemutusannya.
Menurutnya, melihat kasus Covid-19 bukan hanya dari angka saja namun dari sumber kasus positif Covid-19 tersebut.
"Makanya melihat data itu tidak hanya jumlahnya, namun dari sumbernya, darimana orangnya," ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemko Padang sudah jauh menjangkau kasus orang kontak erat dengan positif Covid-19, sehingga banyak kasus positif yang ditemukan.
"Kita suda menjangkau jauh, dengan jangkauan jauh kita cepat memutus mata rantai. Dalam faktanya, OTG namun dinyatakan positif Covid-19. OTG ini yang kita swab," tambahnya. (*)
\\
\\
\\