TRIBUNBATAM.id - Polisi Gadungan ditankap setelah melakukan pemersan yang mereka lakukan.

Modus mereka memeras korbannya yakni dengan cara memasukan tawas yang berbentuk sabu.

Lima pria yang berperan sebagai polisi gadungan berhasil diamankan oleh Polsek Pondok Aren Tangerang Selatan.

Kelima orang tersebut diciduk setelah melakukan pemerasan terhadap seorang pemuda berinisial AH.

Sejumlah Kasus Menonjol, Kapolsek Tabrak Rumah Warga Hingga Balita Tewas di Mobil

Resep Capcay Jamur Lezat Bergizi, Menu Sederhana, Pas untuk Hidangan Makan Malam, Pemula Bisa Coba

Respon MUI dan Anggota DPRD Fraksi PKS terkait Rencana New Normal di Batam, Ada Keberatan?

Peristiwa itu terjadi di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (24/5/2020) dini hari.

Kelima orang yang ditangkap polisi adalah Donardi, Bryan, Azel, Joshia, dan Syarif.

Mereka memeras korban dengan memasukan bubuk tawas yang seolah-olah menyerupai narkoba jenis sabu.

Berbagai atribut dan perlengkapan pun mereka siapkan sebelum melakukan aksinya.

Mobil dinas yang digunakan sekelompok orang yang mengaku polisi untuk memeras seorang pemuda di Pondok Aren, Tangerang Selatan. (Dokumentasi Polsek Pondok Aren)

Mobil pribadi mereka dimodifikasi sekian rupa agar bisa menyerupai kendaraan Polri.

Bahkan, mereka juga menggunakan plat dinas dan plat preman.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Setiawan.

"Mereka memodif sebagai kendaraan polisi. Mobil gunakan cat hitam dan menggunakan rotator kemudian menggunakan plat dinas dan juga plat preman," kata Kapolres saat jumpa pers di Polres Tangsel yang disiarkan langsung melalui akun @humaspolrestangsel, Rabu (27/5/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Iman menegaskan, kelima pelaku tidak memiliki hubungan dengan kepolisian serta tidak memiliki keluarga yang beranggota Polri.

"Tidak ada hubungan juga peralatan mereka dengan kepolisian."

"Mereka mendapatakan peralatan Polri dari toko-toko yang ada," ujar dia.

Kelima pelaku sempat melakukan perlawanan saat aksinya terbongkar.