Mike Tyson Merasa Menjadi Orang Paling Dibenci di Dunia Setelah Gigit Kuping Evander Holyfield

Pertarungan jilid II antara Mike Tyson dan Evander Holyfield jadi salah satu babak paling kontroversial dalam perjalanan karier Si Leher Beton

twitter.com/HistoryoSport
Pertarungan Mike Tyson vs Evander Holyfield yang legendaris 

TRIBUNBATAM.id, NEW YORK - Insiden gigit kuping yang dilakukan Mike Tyson terhadap Evander Holyfield sudah lama berlalu.

Kejadian itu tak akan pernah terlupakan bagi penggemar tinju dunia di era tahun 1980-an.

Terkait kejadian itu, Mike Tyson kemudian merasa menjadi orang paling dibenci di dunia.

Tyson Fury Dukung Mike Tyson & Holyfield Naik Ring: Mereka Sudah Dewasa, Tahu Resiko yang Dihadapi

Baru Terungkap Sekarang, Inilah Kunci Sukses Mike Tyson yang Bikin Lawan KO dengan Sekali Pukul

Jelang Tyson Fury vs Deontay Wilder Jilid 3; Tyson Fury Sebut Deontay Wilder Akan Lebih Berbahaya

Hal itu diungkap petinju legendaris asal Amerika Serikat itu baru-baru ini.

Pertarungan jilid II antara Mike Tyson dan Evander Holyfield jadi salah satu babak paling kontroversial dalam perjalanan karier Si Leher Beton.

Laga di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada Juni 1997 itu dihiasi oleh tindakan tidak sportif yang dilakukan Mike Tyson.

Eks petinju yang dijuluki Si Leher Beton itu menggigit lepas sebagian kecil telinga Holyfield saat duel baru memasuki ronde ketiga.

Aksi kontroversial itu berakhir dengan Mike Tyson didiskualifikasi dan dijatuhi denda sebesar 3 juta dolar AS atau setara dengan Rp 44 miliar.

Selain itu, Mike Tyson juga harus kehilangan lisensi tinjunya selama lebih dari setahun.

Kisruh Baru Politik Malaysia, Partai Bersatu Pecat Mahathir Mohamad, Mukhriz Mahathir & Syed Saddiq

Bayi 9 Bulan Positif Corona, Diduga Tertular Ayah yang Baru Pulang Kampung dari Riau

Mike Tyson pun percaya bahwa dia menjelma sebagai pria yang paling dibenci di dunia setelah insiden tersebut.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved