Petarung UFC, Jon Jones Marahi Para Berandal pada Unjuk Rasa Protes Kematian George Floyd

Patarung UFC, Jon Jones ikut memberikan komentar. Sebab, dia tidak setuju dengan ulah sejumlah berandal dalam aksi tersebut.

Editor: Thom Limahekin
mmanytt.com
JONES - Rencana pertarungan UFC kelas berat Jon Jones vs Francis Ngannou. 

TRIBUNBATAM.id, AMERIKA – Aksi damai memprotes kematian pria kulit hitam¸George Floyd terus bergulir beberapa hari terakhir.

Aksi tersebut bahkan sudah mulai disusupi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Penyusupan tersebut sempat dipantau oleh juara kelas berat ringan UFC, Jon Jones.

Dia merasa kesal dengan para berandal yang memanfaatkan aksi damai untuk Floyd.

Kekesalan itu dia unggah dalam sebuah video yang disebar lewat akun Instagram pribadinya, @JonnyBones.

Jon Jones menemukan sejumlah berandal yang hendak berbuat ulah di sepanjang jalan New Mexico, Amerika Serikat (AS).

UNJUK RASA - Ratusan pemrotes berunjuk rasa di Brookfield, Wisconsin pada Sabtu, 18 April, untuk memprotes perintah perpanjangan tinggal di negara bagian yang dipaksakan oleh Gubernur Tony Evers karena wabah virus Corona.
UNJUK RASA - Ratusan pemrotes berunjuk rasa di Brookfield, Wisconsin pada Sabtu, 18 April, untuk memprotes perintah perpanjangan tinggal di negara bagian yang dipaksakan oleh Gubernur Tony Evers karena wabah virus Corona. ((screenshot video reuters))

Deretan Artis Hollywood yang Ikut Unjuk Rasa Atas Meninggalnya George Floyd, Ada Ariana Grande

Jones mendapati mereka sedang merusak sejumlah toko-toko kecil di sepanjang jalan.

Petarung nomor 1 UFC itu langsung meminta anak-anak muda tersebut menyerahkan cat semprot yang dipakai untuk mencoret dinding.

"Apakah tindakan ini masih tentang George Floyd?

Mengapa anak muda berandalan seperti kalian malah menghancurkan kota?" tulis Jones dalam akun Instagramnya.

"Sebagai anak muda berkulit hitam saya juga kecewa.

Tapi bukan ini caranya,

kita malah memperburuk suasana.

Jika kalian mencintai sesuatu,

maka lindungilah."

DEMONSTRASI - Seorang pemrotes memberi isyarat ketika mobil terbakar di belakangnya selama demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, pada tanggal 29 Mei 2020 tentang kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah seorang polisi kulit putih berlutut di lehernya selama beberapa menit. Mayat seorang pria tak dikenal ditemukan awal 31 Mei 2020 di dekat kendaraan yang terbakar di Minneapolis.
DEMONSTRASI - Seorang pemrotes memberi isyarat ketika mobil terbakar di belakangnya selama demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, pada tanggal 29 Mei 2020 tentang kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah seorang polisi kulit putih berlutut di lehernya selama beberapa menit. Mayat seorang pria tak dikenal ditemukan awal 31 Mei 2020 di dekat kendaraan yang terbakar di Minneapolis. (CHANDAN KHANNA/AFP)

Penjarahan Merajalela di Pusat Kota Washington Amerika, Di Tengah Demontrasi Bela Floyd

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved