HAJI 2020
30 CJH Asal Anambas Batal Berangkat ke Tanah Suci, Kakankemenag Akan Surati secara Resmi
Sama seperti daerah lainnya, Calon Jemaah Haji asal Anambas juga terpaksa menunda keberangkatan hajinya tahun 2020 ini. Ada 30 CJH
Dengan adanya keputusan tersebut, maka CJH asal Indonesia, termasuk Kabupaten Karimun dipastikan tidak berangkat tahun 2020 ini.
"Tak jadi diberangkatkan. Sudah ada keputusan Menteri, kami baru dapat. Jumlah jemaah kita ada 163 orang. Prosesnya sudah semua. Tinggal berangkat saja," kata Kabid Penyelenggaraan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Endang Sri Wahyu, Selasa (2/6/2020).
• Impian Bupati Bintan, Ada Sirkuit Mobil di Lagoi, Turis Singapura Bisa Main Ferrari Setiap Minggu
Dengan demikian, lanjut Endang, jemaah yang seharusnya berangkat tahun ini ditunda hingga tahun 2021.
"Jadinya (CJH) yang tahun 2021 ditunda lagi. Didahulukan yang tahun 2020," jelasnya.
Endang menyebutkan jadwal keberangkatan CJH Kabupaten Karimun juga belum diketahui. Namun untuk kloter keberangkatan pertama sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 26 Juni 2020.
Menurut informasi terakhir yang diperoleh oleh Kemenag Kabupaten Karimun, Kota Madinah tidak lagi memberlakukan lockdown. Sementara Kota Mekah masih.
Disampaikan Endang, Pemerintah RI memang menunggu kabar terakhir dari Pemerintah Arab Saudi hingga tanggal 2 Juni 2020.
Pasalnya panitia penyelenggara haji Indonesia masih harus melakukan pengurusan terkait penginapan, transportasi dan makanan para jemaah apabila jadi berangkat.
"Pemerintah kita sudah menunggu dan hari ini terakhir deadline. Karena kalau dua atau tiga hari kedepan diambil keputusan, maka tidak akan sempat lagi untuk persiapan," terang Endang.
Diakui Endang, para CJH yang harusnya berangkat di tahun 2020 juga menanyakan hal tersebut. Ia menyampaikan pihaknya telah menerangkan kondisi yang terjadi.
600 CJH dari Batam Tertunda Berangkat
Pemerintah melalui Menteri Agama RI, Fachrul Razi memutuskan Indonesia tidak memberangkatkan ibadah haji tahun 2020 ini atau tahun 1441 Hijriah.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain Umar mengakui pihaknya belum mendapat informasi resmi.
"Belum dapat info resmi. Masih dengar konferensi pers tadi," ujar Zulkarnain, Selasa (2/6/2020).
Diakuinya, bagaimana langkah selanjutnya pihaknya akan mengikuti arahan dari pusat dan masih menunggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/11082019_jemaah-haji-indonesia-bergerak-dari-arafah-menuju-muzdalifah.jpg)