BATAM TERKINI
Rela Berdesakan Saat Pandemi Covid-19, Ini Alasan Warga Batam Nekat Urus KTP dan Akta Lahir
Sejumlah warga Batam terlihat berdesakan di kantor Disdukcapil Batam untuk mengurus dokumen kependudukan. Ternyata ini alasan mereka.
Tidak hanya warga, petugas layanan kantor Disdukcapil pun tampak kelabakan dengan kehadiran Wakil Walikota secara mendadak.
Petugas Satpol PP pun langsung mengurai kerumunan warga.
Amsakar langsung menyidak beberapa loket layanan dan menghampiri warga.
Ia langsung mengambil pengeras suara.
"Kepada masyarakat, cintai diri Anda, cintai keluarga Anda. Virus ini sangat berbahaya, kita tidak tahu siapa yang kena, maka untuk itu patuhi himbauan pemerintah," ujarnya kepada seluruh pengunjung yang ada.
Bahkan saat Wakil Walikota menyidak kantor layanan ia tampak mencari Kadisdukcapil.
"Kalau begini, besok saya perintahkan petugas SatpolPP untuk berjaga disini. Satu regu SatpolPP besok saya kirim kesini," ungkapnya tegas.
Amsakar pun berdialog dengan sejumlah pengunjung perihal permasalahan adimistrasi kependudukan.
Namun di sela perbincangan itu, Amsakar selalu berpesan agar warga dapat mematuhi protokol kesehatan.
Pantauan Tribun, Selasa (2/6/2020) pagi, puluhan warga itu mengantri di depan pintu gerbang masuk kantor Disdukcapil yang berada di Sekupang.
Tampak antrean itu mengular hingga ke jalan.
Suasana itu begitu riuh, warga berdesak desakan menunggu dibawah terik mentari pagi.
Bahkan pintu gerbang dijaga tiga orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Takut Tak Dapat Nomor Antre
Masih pagi hari, puluhan warga sudah berkumpul dan memadati kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam.
Pantauan TRIBUNBATAM.id, Selasa (2/6/2020) pagi, puluhan warga itu mengantri di depan pintu gerbang masuk kantor Disdukcapil yang berada di Sekupang.
Tampak antrean itu mengular hingga ke jalan.
• Pria Misterius Marah-marah Sambil Bawa Parang ke Pasar Hewan, Ajak Duel Pedagang Disana
Suasana itu begitu riuh, warga berdesak-desakan menunggu di bawah terik matahari pagi.
Bahkan pintu gerbang dijaga tiga orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)