Jika PSBB Dicabut, Jusuf Kalla Minta Tempat Ibadah Pertama Dibuka Ketimbang Mall atau Pasar

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa tempat ibadah harus yang pertama kali dibuka ketimbang mall atau pasar apabila Pe

Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
ILUSTRASI / Jusuf Kalla saat menemui awak media di rumah dinas, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa siang (4/6/2019) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -- Jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dicabut, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa tempat ibadah harus yang pertama kali dibuka ketimbang mall atau pasar.

Hal itu disampaikan Kalla saat meninjau penyemprotan desinfektan di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, (3/6/2020).

Alasannya menurut Kalla, agar bangsa dan negara Indonesia memiliki roh keagamaan.

Masyarakat bisa berdoa, untuk kebaikan bangsa dan negara.

"Harus ada rohnya bangsa ini. Buat apa kita peringati 1 Juni pancasila kalau kita tidak melaksanakan ketuhanan yang maha esa," kata Kalla.

Setelah masjid buka, gereja buka, silakan yang lain buka," kata Kalla.

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di masjid sangatlah mudah ketimbang mall atau pasar.

Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak bisa diterapkan dan dikontrol.

"Berbeda dengan di mall atau di pasar mungkin anda tidak bisa jaga jarak dengan betul.

Tidak bisa cuci tangan setiap saat. Kemudian di masjid itu paling lama setengah jam salat Jumat, apalagi kita minta diperpendek," pungkasnya.

Halaman
123
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved