George Floyd Disemayamkan di Peti Mati Emas, Mirip Pemakaman Sheron Sukhedo dan Michael Jackson
George Floyd, pria keturunan Afrika-Amerika yang kematiannya memicu demonstrasi besar, dimakamkan di peti mati berlapis emas.
TRIBUNBATAM.id, AMERIKA - George Floyd, pria keturunan Afrika-Amerika yang kematiannya memicu demonstrasi besar, dimakamkan di peti mati berlapis emas.
Selain George Floyd, King of Pop Michael Jackson juga dikubur menggunakan peti mati berlapis emas 11 tahun lalu.
Upacara pemakaman George Floyd baru-baru ini diadakan di North Central University di Minneapolis.
Disiarkan langsung oleh CBSN Minnesota, pemirsa di negara manapun yang dapat mengakses tayangan ini bisa menyaksikannya.
Saat prosesi pemakaman, terlihat banyak tokoh dan selebriti papan atas yang hadir memberi penghormatan, di samping teman-teman Floyd dan orang-orang yang dicintainya.
Bunga-bunga bertabur di sekeliling peti emasnya, dan upacara pemakaman doa serta pidato dari Pendeta Al Sharpton.
• Aksi Unjuk Rasa Kematian George Floyd Masuki Hari 12, Aksi Juga Berlangsung di Eropa dan Australia
• Ketika Pengunjuk Rasa Kematian George Floyd Mengesampingkan Virus Corona, Inilah yang Ditakutkan

Peti emas berisi jenazah George Floyd tiba untuk upacara pemakaman di Gedung Cape Fear, Raeford, North Carolina, Amerika Serikat, pada 6 Juni 2020. Pada 25 Mei, Floyd tewas setelah lehernya ditindih polisi kulit putih bernama Derek Chauvin di Minneapolis. (AFP PHOTO/POOL/ED CLEMENTE)
Ada juga pengumuman beasiswa baru atas nama George Floyd yang akan membantu pria dan wanita Afrika-Amerika muda yang bercita-cita menjadi pemimpin di masyarakatnya.
Ben Crump, pengacara untuk keluarga Floyd, lalu memperkenalkan para anggota keluarga Floyd ke khalayak yang ramai mendatangi pemakaman ini.
CNBC kemudian memberitakan komentar yang diucapkan oleh saudara laki-laki George Floyd, Philonise.
"Kami hidup bersama. Kami tidak punya banyak (uang). Ibu kami melakukan apa yang dia bisa. Kami tidur di ranjang yang sama. Main video game bersama. Pergi ke luar dan bermain sepak bola..." ucap Philonise Floyd.
Ia menambahkan bahwa saudara laki-lakinya itu memiliki beberapa nama panggilan yakni Big George, Big Floyd, Georgie Porgie - dan kebiasaan yang beragam.
"Kami membuat sandwich pisang mayones bersama. Itu adalah kekeluargaan."
Di pemakaman ini, Wali Kota Minneapolis Jacob Frey berlutut di depan peti mati George Floyd dan menangis tersedu-sedu.
Sementara itu LA Times melaporkan, di luar lokasi upacara berjejer kendaraan militer yang disamarkan oleh Garda Nasional.
Di akhir upacara pemakaman, hadirin mengheningkan cipta selama 8 menit 46 detik, sesuai durasi Derek Chauvin menindih leher George Floyd dengan lututnya.
Setelah mengheningkan cipta selesai, para hadirin meninggalkan lokasi upacara sedangkan beberapa massa masih berdatangan ke kapel.
Selain George Floyd, berikut ini orang-orang yang dimakamkan menggunakan peti emas berlapis emas.
1. Michael Jackson
Meninggalnya Michael Jackson memasuki 11 tahun yakni tepatnya 25 Juni 2009.
Penyanyi yang disebut King of Pop itu meninggal pada 25 Juni 2009 dikabarkan karena serangan jantung usai penggunaan propofol dan benzodiapezepin.
Keluarganya memutuskan agar peti mati emas yang menyimpan jasad Michael Jackson dibeton, seperti dilansir dari Daily Mirror pada Selasa (25/6/2019).
Hal ini rupanya karena pihak keluarga Raja Pop itu sangat mengkhawatirkan tentang tubuhnya.
Setelah kematiannya, ada curahan kesedihan dan keluarga Jackson berusaha keras untuk memastikan tubuhnya terpelihara.
Jackson dimakamkan dalam kostum panggung penuh, bersama dengan barang-barang dari hidupnya dalam musik termasuk sarung tangan putih ikonik.
Dia dibaringkan di peti mati emas. Hal itu membuat keluarganya sangat khawatir tentang perampok dan penjarah, sehingga mereka membuat keputusan untuk membungkus peti mati itu dengan beton.
Saudara Jackson, Marlon mengungkapkan bahwa anak-anak Michel Jackon - Prince Michael (12), Paris (11), dan Blanket (7), pada saat pemakaman - menulis "Ayah kami mencintaimu, kami merindukanmu" pada catatan yang ditempatkan di peti mati.
Michael Jackson juga dilengkapi dengan wig khusus untuk memberinya rambut sepanjang bahu.
Seorang make-up artist juga merias wajahnya untuk memastikan dia dikubur seolah-olah dia naik ke panggung.
Kamera CCTV yang terhubung dengan sensor kemudian dipasang, yang akan mengaktifkan alarm untuk memperingatkan penjaga keamanan dari setiap calon penyintas di kuburan.
Marlon (52) mengatakan pada saat itu, “Ini akan menjadi panggilan tirai terakhir Michael - pertunjukan terakhir. Raganya akan hilang tetapi arwahnya hidup.”
Jackson dimakamkan di Mausoleum Besar Teras Holly di Taman Memorial Hutan Glendale, lima mil dari Hollywood di Los Angeles Utara, bersama bintang-bintang lain termasuk Humphrey Bogart dan Clark Gable.
Kuburan ditutup untuk umum dan dikelilingi oleh tembok tinggi dan siapa pun yang mengunjungi harus menunjukkan ID.
2. Sheron Sukhedo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2064117/original/096209800_1523164728-miliarder.jpg)
Seorang miliarder dikabarkan dikubur bersama perhiasan miliknya senilai Rp 1,3 miliar.
Sheron Sukhedo adalah pria Trinidad Tobago yang dikubur secara mewah.
Jenazah seorang miliarder muda asal Chaguanas, Trinidad and Tobago, Kepulauan Karibia, dikuburkan bersama perhiasan senilai Rp 26 miliar miliknya.
Semasa hidup, pengusaha bernama Sheron Sukhdeo itu memang suka mengenakan banyak perhiasan.
Seperti TribunJogja.com kutip dari Information Nigeria, Sheron ditembak di dalam perjalanan saat berkunjung ke salah satu kerabatnya, di Caroni Savannah Road, Charlieville.
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit (RS), tetapi nyawanya tidak tertolong.
Jenazah pria 33 tahun itu kemudian dibawa pulang ke rumahnya dengan ambulans dan dimasukkan ke dalam peti putih berharga sangat mahal.
Tak hanya itu saja, Sheron juga dipakaikan perhiasan senilai Rp 26 miliar, yang biasa ia pakai saat hidup.
Sepatu bot Timberland ditempatkan di peti mati dekat kakinya, sedang piala-piala dari berbagai acara balap yang pernah diikutinya dipamerkan.
Musik keras favorit Sheron juga diperdengarkan di acara duka tersebut.
Sebelum dikremasi, jasad Sukhdeo dihujani dengan sampanye Moët di situs Cremation Waterloo di Carapichaima.
Sheron meninggalkan seorang istri bernama Rachael Sukhdeo dan dua orang anak.
Aset perusahaan yang ia tinggalkan bernilai miliaran.
Semasa hidup, ia merupakan seorang agen real estate dan memiliki dealer mobil. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Disemayamkan di Peti Mati Emas, Pemakaman George Floyd Disiarkan Langsung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pemakaman-george-floyd.jpg)