Hujan Lebat di Batam, Terowongan Pelita Banjir, Pengendara Motor Takut Untuk Melintas
Hujan yang berlangsung kurang lebih 30 menit mengakibatkan genangan air hingga ke dalam terowongan.
Namun, pengerjaan sendiri dilelang dan berhasil dimenangkan oleh kontraktor asal Bandung, PT Hajar Aswad Kontruksindo (HAK).
Ramdan menyebut, perbaikan dilakukan dengan metode injeksi beton.
"Prosesnya yaitu dinding ditambal menggunakan cairan perekat yang dimasukkan ke dalam rongga yang retak," ungkapnya.
Setiap penambalan bertujuan untuk menjaga daya tahan underpass agar tetap dalam kondisi stabil dan dapat bertahan sesuai dengan usia pakai.
"Ini juga akan menambah kekuatan underpass dan juga bertujuan untuk menjaga pelapukan umur. Selain itu underpass yang telah diperbaiki juga tidak terlalu berpengaruh dengan muatan kendaraan, paling yang bagian atas itu bebannya (kendaraan)," sambungnya.
Selanjutnya dia jelaskan juga jika perbaikan infrastruktur ini akan diakhiri dengan pengecatan ulang sesuai warna awal, warna abu-abu.
Terpisah, salah seorang pekerja ahli asal Bandung yang dijumpai dilokasi mengatakan, pekerjaan ini sebenarnya tidak terlalu rumit.
Hanya saja menurutnya, pekerja Batam yang masih awam dengan metode penambalan ini.
"Penambalan ini kalau di daerah Jawa sudah biasa. Pekerja bangunan biasa pun juga bisa. Tidak terlalu rumitlah," ujarnya mengatakan kalau tidak ada lisensi khusus untuk pekerjaan ini.(TribunBatam.id/Himi Heptana/Ichwannurfadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/genangan-air-di-terowongan-pelita-batam.jpg)