Hujan Lebat di Batam, Terowongan Pelita Banjir, Pengendara Motor Takut Untuk Melintas
Hujan yang berlangsung kurang lebih 30 menit mengakibatkan genangan air hingga ke dalam terowongan.
TRIBUNBATAM.id, BATAM -Terowongan Pelita Kota Batam tergenang air pasca hujan deras yang melanda Kota Batam.
Akibatanya, pengemudi yang melintas disana harus memperlambat laju kendaraannya.
Terlebih pengendara sepeda motor yang melintas disana.
Hujan deras yang melanda Kota Batam, Provinsi Kepri mengakibatkan genangan air.
Khususnya di Terowongan Pelita, tepatnya yang mengarah ke Nagoya, Kota Batam.
Hujan yang berlangsung kurang lebih 30 menit mengakibatkan genangan air hingga ke dalam terowongan.
Pantauan TribunBatam.id, Minggu (7/6/2020), bak kontrol di terowongan tersebut dipadati dengan pasir. Bak kontrol parit pun terlihat berisi pasir.
Akibatnya air yang menggenang para pengendara mobil dan motor mengurangi kecepatan ketika melewati genangan air di terowongan tersebut.
Rp 6,4 Miliar untuk Perbaikan Terowongan Pelita
Terowongan Pelita ditutup sebagian sejak Kamis (5/9) lalu.
Penutupan ini menyusul adanya perbaikan di setiap bagian dinding underpass.
"Ini rekondisi terowongan saja, karena ada keretakan di sana-sini," kata Ramdan, penanggungjawab pekerjaan di terowongan, Kamis (19/9/2019) sore.
Menurutnya, penutupan di salah satu titik jalan terowongan direncanakan masih akan diadakan hingga kurun waktu 90 hari ke depan.
"Sekarang masih di salah satu rekondisinya. Nanti setelah itu di sisi lainnya, karena setiap sisi butuh waktu 1,5 bulang masing-masing," terangnya.
Rekondisi sendiri menurutnya dianggarkan langsung oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan menggunakan dana yang diambil dari dana bantuan APBN sebanyak Rp 6,4 miliar.
• Tetap Berlakukan Protokol Kesehatan, KKP Kelas I Batam Nilai Edaran Dishub Batam Perlu Dikaji Ulang
• Pekerja 3 Jam Perbaiki Pipa Air yang Rusak Diduga Dihantam Minibus Hingga Masuk Parit di Batam