VIRUS CORONA DI SUMBAR
UPDATE Corona Sumbar Minggu (7/6) Sore, Tambah 8, Total 626, Senin (8/6) Sumbar Mulai New Normal
Ada 16 kota dan kabupaten, yang Senin, 8 Juni memasuki tatanan hidup baru produktif atau normal baru, kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
TRIBUNBATAM.id, PADANG - Mulai Senin (8/6/2020) besok Sumatera Barat ( Sumbar ) akan mulai memberlakukan New Normal.
Namun, bukan berarti penyebaran virus corona di Sumbar sudah berhenti.
Hari ini, Minggu (7/6/2020) pemerintah provinsi Sumbar masih melaporkan adanya tambahan kasus baru sebanyak 8 kasus.
• PM Singapura Bicara Masa Depan Setelah Krisis Covid-19: Ini Akan Sulit, Tapi Singapura Akan Kuat
• Jadwal Liga Spanyol Mulai 11 Juni, Sabtu Mallorca vs Barcelona, Minggu Real Madrid vs Eibar
• Hasil Bundesliga Liga Jerman Werder Bremen vs Wolfsburg, Gol Tunggal Wout Weghors Bungkam Bremen
Sumbar, 8 di antaranya di Kota Padang, tiga lainnya di Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Padang Pariaman dan Pasaman Barat.
Dengan demikian jumlah kasus covid-19 di Sumbar hingga Minggu (7/6/2020) berjumlah 626 kasus.
"Kasus konfirmasi baru hari ini bertambah 8, lima di antaranya dari Kota Padang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.
Selain ada penambahan kasus positif Covid-19 juga ada penambahan yang sembuh sebanyak 4 orang.
Dengan begitu total yang sembuh menjadi 340 orang.
Hal itu diketahui dari 682 spesimen yang diterima dan diperiksa Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi.
Berikut rincian 8 tambahan positif corona di Sumbar, Minggu (7/6/2020):
Kota Padang
1. Laki-laki 28 tahun, warga Simpang Haru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Laki-laki 32 tahun, warga Gunung Pangilun, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Laki-laki 37 tahun, warga Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Perempuan 35 tahun, warga Banuaran, diduga terpapar dari tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.