TRIBUN WIKI
Ternyata Keseringan Kencing Bisa Jadi Tanda Penyakit, Kenali Penyebabnya
Dalam kondisi normal atau tidak ada gangguan kesehatan, umumnya orang buang air kecil enam sampai delapan kali dalam 24 jam.
- Kehamilan: pada awal kehamilan, pertumbuhan rahim dapat menekan kandung kemih sehingga intensitas buang air kecil meningkat
- Gangguan prostat: pembengkakan pada prostat dapat menekan dinding kandung kemih, sehingga pria jadi ingin sering kencing
- Interstitial cystitis: penyakit kronis yang ditandai dengan gejala sering kencing, rasa sakit di kandung kemih, dan sekitar panggul
- Stroke dan penyakit saraf: kerusakan pada saraf yang mengendalikan fungsi kandung kemih dapat membuat Anda sering buang air kecil
Penyebab sering kencing yang tidak terlalu lazim lainnya adalah kanker kandung kemih, disfungsi kandung kemih, dan efek terapi radiasi kanker
Diagnosis sering kencing
Umumnya, sering pipis bukanlah gangguan kesehatan yang serius.
Namun, Anda perlu berhati-hati apabila sering pipis disertai demam, sakit punggung, muntah, ada pendarahan, atau keluar cairan dari penis dan vagina saat berkemih.
Untuk menentukan penyebab pasti kenapa Anda jadi sering pipis, dokter terlebih dulu memeriksa riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik.
Selain itu, ada juga serangkaian pemeriksaan lewat sistoskopi (pemeriksaan bagian dalam kandung kemih), tes neurologis, dan ultrasonografi.
Cara mengatasi kencing terus-menerus
Untuk mengatasi masalah sering pipis, Anda dapat mencari solusinya setelah menentukan penyebab pastinya.
Misalkan penyebab sering pipis adalah penyakit diabetes, maka Anda perlu mengendalikan kadar gula darah.
Sedangkan untuk kandung kemih yang terlalu aktif, ada beberapa terapi perilaku yang disarankan, antara lain:
- Latihan mengontrol kandung kemih: menjaga interval ke kamar mandi dengan cara menahan pipis selama 12 minggu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-bab-toilet_20160527_170241.jpg)