Minggu, 12 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Warga Batam Urus Pencairan BST di Kantor Pos Sekupang, Sayangnya Abaikan Protokol Kesehatan

Suasana begitu riuh. Warga bergantian memasuki meja teller layanan pencairan. Tak sabar menunggu warga pun cetus, bahkan teriak di pintu masuk.

|
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Warga berkerumun di kantor Pos Sekupang untuk mengurus BST, Rabu (10/6/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tanpa protokol kesehatan, sejumlah warga berkerumun di kantor Pos Sekupang, Rabu (10/6/2020). 

Kedatangan mereka untuk mengurus Bantuan Sosial Tunai (BST).

Suasana begitu riuh. Warga bergantian memasuki meja teller layanan pencairan.

Tak sabar menunggu warga pun cetus, bahkan teriak memenuhi pintu masuk kantor pos.

"Mana ni antreannya gak jelas, saya nomor 340 gak dipanggil-panggil sementara yang tak punya antrean masuk," teriak seorang warga.

Aksi itu pun menuai respon dari warga lainnya, mereka merasakan hal yang sama sehingga kemudian menggeruduk kantor pos.

Empat orang petugas Satpol PP dibantu Polsek Sekupang tampak berjaga di pintu masuk kantor pos.

Jalan Martadinata, di depan Kantor Pos pun penuh dengan sepeda motor yang terparkir.

Warga terus berdatangan, bahkan mereka rela menunggu sejak pagi hingga sore.

Ada yang duduk dibawah pohon untuk berteduh, mereka didominasi para ibu-ibu rumah tangga.

Bahkan untuk pengambilan bantuan sosial tunai (BST) beberapa warga mengaku datang sejak pagi hari.

Minta Patuhi Protokol Kesehatan

Kantor Pos Pusat Batam Center kembali diramaikan warga yang hendak mengambil Bantuan Sosial Tunai pada Jumat (22/5/2020).

Sempat Adu Mulut, Berikut Kesepakatan RSBP Batam dengan Keluarga PDP Covid-19 Meninggal Dunia

Tagihan Listrik Bengkak, Isdianto Ingatkan PLN Tanjungpinang: Jangan Ada Pemutusan Aliran Listrik

Usut punya usut, ternyata warga yang memadati lokasi kantor pos tersebut merupakan warga penerima BST yang belum sempat mengambil dana bantuan dari kantor pos.

Sebelumnya, dari tanggal 14-20 Mei lalu, BST telah dibagikan di 12 titik kantor pos di Kota Batam. Namun, menurut Kepala Kantor Pos Pusat Batam Center, Masni G. Augusta, dari 20.364 jumlah Kepala Keluarga (KK) yang disasar, sebagian masih belum sempat memperoleh bantuan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved