BATAM TERKINI
Datang ke Batam, Ini Bocoran Isi Rapat Terbatas Panglima TNI, Kapolri dan Gugus Tugas Kepri
Tjetjep Yudiana mengatakan, dalam ratas itu, Panglima TNI menekankan pentingnya sosialisasi dan kerja sama semua sektor dalam penerapan New Normal
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana ikut rapat terbatas (ratas) bersama Panglima TNI dan Kapolri di Batam, Jumat (12/6/2020).
Seperti diketahui, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Kepri, pada Jumat (12/6/2020). Diantaranya berkunjung ke RSKI Covid-19 di Pulau Galang, Batam.
Rombongan tiba di terminal kedatangan VIP Bandara Hang Nadim Batam dan langsung melakukan ratas bersama tim Gugus Tugas sebelum berangkat ke RSKI.
Usai ratas, Tjetjep Yudiana menyampaikan, pembahasan bersama panglima TNI dan Kapolri itu seputar penanganan Covid-19.
"Ada pembahasan new normal juga," ujarnya.
• 3 Hari Sejak PPDB Dibuka, Link http://ppdb-batam.id Susah Diakses, SMPN 3 Baru Terima 21 Pendaftar
• TAK Selalu Berbahaya, Simak Manfaat dan Efek Negatif Kafein Bagi Kesehatan
Tjetjep mengatakan, dalam ratas itu, Panglima TNI menekankan pentingnya sosialisasi dan kerja sama semua sektor dalam penerapan New Normal.
"Jika salah satu komponen tidak siap, satu komponen tidak bekerja maka akan gagal," ujarnya.
Saat dikonfirmasi soal wacana penerapan New Normal di Kepri yang tidak pernah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Tjetjep mengatakan bahwa dari keseharian yang dilakukan untuk antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 sudah seperti menerapkan PSBB.
"Kita secara langsung sudah menerapkan PSBB, seperti sekolah, pekerja sebagian bekerja dari rumah serta anjuran tetap di rumah. Itulah PSBB sesuai UU Karantina," ujarnya.
Senada disampaikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang ikuti ratas bersama Panglima TNI dan Kapolri.
"Tadi disampaikan Panglima TNI dan Kapolri, TNI dan Polri mendukung penyelesaian Covid-19. Artinya pendisplinan dari pusat dan dari daerah didukung penuh," ujarnya.
Terkait aturan penegasan dalam penerapan New Normal, RUdi belum menegaskan secara rinci.
"Belum sampai di situ, ini baru persiapan dan sudah harus dilakukan," ujarnya.
(TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)