VIRUS CORONA DI BATAM

Ratusan Pedagang Pasar Tos 3000 Di-Rapid Test, 5 Orang Reaktif, Terkait Kasus Positif Covid-19

Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengakui sudah sebanyak 334 pedagang Pasar Tos 3000 yang menjalani rapid test. Lima diantaranya reaktif rapid test

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/HILMI HEPTANA
Suasana pasar Tos 3000 di Batam tetap ramai di tengah ancaman virus corona. Foto diambil Rabu (18/3/2020). Terkait kasus pedagang positif Covid-19, ratusan pedagang pasar sudah menjalani rapid test. Lima diantaranya reaktif rapid test 

Ia melanjutkan ada opsi untuk menutup pasar dan dilakukan sterilisasi. Agar bisa membunuh virus yang berada di area pasar tersebut.

Sterilisasi ini juga bisa menjadi opsi. Menurutnya penutupan bisa dilakukan selama tiga hari dengan penyemprotan disinfektan 3 kali sehari setiap harinya.

"Bisa tiga kali kita semprotkan disinfektan di pasar tersebut nantinya. Apapun opsi yang disampaikan akan ditampung semua. Tujuannya tidak lain adalah memutus penyebaran virus Covid-19 di pasar Tos 3000 ini," kata Amsakar.

Ia menambahkan Pasar Tos 3000 merupakan sumber pendistribusian komoditas di seluruh Batam. Hal ini juga menjadi pertimbangan dalam mengambil tindakan yang akan diambil dalam pengendalian Covid-19 di klaster tersebut.

"Kalau ditutup kita harus pikirkan bagaimana nasib ribuan orang yang menggantungkan mata pencaharian mereka di sana. Namun melihat grafik penambahan yang masih terjadi hingga kini, ada kekhawatiran dan harus ditangani dengan cepat," katanya.

Bakal Ditutup Sementara 

Selain menata jarak pedagang Pasar Tos 3000, Pemerintah Kota Batam juga berencana melakukan sterilisasi di lingkungan pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, guna memaksimalkan penataan, pedagang juga dapat membantu membersihkan pasar.

Proses sterilisasi di Pasar Tos 3000 ini akan dibantu oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Proses penataan dan sterilisasi pasar ini akan dilaksanakan maksimal lima hari.

Selama itu, para petugas akan bekerja dalam dua sif. Sebab area yang hendak dibersihkan dan ditata cukup luas, sehingga diperlukan bantuan dari para pedagang pasar.

"Kami maunya cepat selesai, pedagang pasti maunya begitu juga. Karena mereka mau segera berdagang kembali," ujar Gustian, pada Rabu (17/6/2020).

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad juga sempat mengatakan, sejak ada 13 kasus positif Covid-19 di Pasar Tos 3000, sterilisasi dan penyemprotan disinfektan wajib dilakukan secara maksimal.

"Karena protokolnya jika ada satu kasus di satu titik, maka seluruh area titik itu harus disterilkan," ujarnya.

Menurutnya, proses penataan Pasar Tos 3000 ini menjadi kesempatan untuk sterilisasi lingkungan pasar. Nantinya, pasar akan disemprot dengan disinfektan tiga kali sehari, yaitu saat pagi, siang dan sore.

"Maka itu, aktivitas di pasar kita tunda dulu untuk sementara agar bisa dilakukan penyemprotan disinfektan, pagi-siang-petang," ujar Amsakar, pada Selasa (16/6/2020) lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved