VIRUS CORONA DI BATAM
Ratusan Pedagang Pasar Tos 3000 Di-Rapid Test, 5 Orang Reaktif, Terkait Kasus Positif Covid-19
Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengakui sudah sebanyak 334 pedagang Pasar Tos 3000 yang menjalani rapid test. Lima diantaranya reaktif rapid test
Pantauan Tribunbatam.id, Rabu (17/6/2020) sekira pukul 9.15 wib, pasar tampak ramai dengan pedagang dan pembeli.
Pada sisi selatan dan sisi timur Pasar Tos 3000, sudah ada pengaturan jarak kurang lebih 200 cm. Itu untuk warga yang belanja dan bisa menerapkan social distancing.
Meski begitu, dari ratusan warga yang ada di pasar itu, baik pedagang dan pembelinya, masih saja ada beberapa orang yang tidak mengenakan masker saat berbelanja.
• Ditanya Sule Jika Berjodoh Kembali dengan Gisel, Gading Marten: Harusnya akan Lebih Baik
Bahkan ada wanita yang sedang hamil muda ketika ke pasar ini dengan suaminya tidak mengenakan masker.
Sementara itu, di pasar ini juga disediakan tempat mencuci tangan di depan masuk pasar dan spanduk imbauan. Namun kebanyakan warga yang masuk ke Pasar Tos 3000 tidak mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk ke pasar.
Kondisi di sisi selatan dan timur Pasar Tos 3000 berbanding terbalik dengan kondisi di sisi Utara. Kondisi jalannya sempit. Alhasil warga terlihat berdesakan, dan tidak bisa untuk menjaga jarak.
Sama halnya di dalam pasar, yakni para pedagang ikan, ayam dan daging. Kondisi dalam pasar yang becek dan banyak air yang tergenang.
Kardi, Ketua Sekuriti Pasar Tos 3000 mengatakan, sudah ada surat edaran dari pihak pengelola untuk mengatur jarak para pedagang, yakni dengan ketentuan 180 cm.
Ia dengan rekannya baru bisa mengatur jarak sisi selatan dan sisi timur.
"Kami disuruh pengelola untuk mengatur jarak dengan menggunakan cat berwarna putih untuk di luar dan cat berwarna merah untuk di dalam pasar ikan," kata Kardi pada TRIBUNBATAM.id, Rabu (17/6/2020).
Dengan kondisi hujan, Kardi bersama rekannya berhenti sejenak untuk mengatur jarak para pedagang.
Nantinya semuanya harus mematuhi jarak yang sudah ditentukan, Ia terpaksa harus memundurkan pedagang untuk memberikan jalan pada pembeli dan pembeli juga bisa menjaga jarak pada masa new normal pandemi Covid-19.
(TRIBUNBATAM.id/ Roma Uly Sianturi/Hening Sekar Utami/Himi Heptana)