KONFLIK PERBATASAN
India dan China Pernah Perang Tahun 1962 Karena Konflik Perbatasan, Ini Saran Amerika Serikat
Konflik perbatasan India dengan China ini sudah berlangsung lama, bahkan pernah terjadi perang antar kedua negara tahun 1962
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, LADAKH - Konflik perbatasan antara India dan China masih belum mendapatkan titik temu.
Konflik ini telah memakan korban dimana 20 orang tentara India dilaporan tewas dalam bentrok terakhir kedua tentara di perbatasan pada awal pekan ini.
Konflik perbatasan India dengan China ini sudah berlangsung lama, bahkan pernah terjadi perang antar kedua negara tahun 1962.
• Hasil, Klasemen & Top Skor Liga Spanyol Setelah Atletico Pesta Gol, Bilbao Seri, Alvaro Morata 9 Gol
• Video Gol Penalti & Highlight Final Coppa Italia Napoli vs Juventus, Napoli Juara Lewat Adu Penalti
• Video Gol dan Highlight Osasuna vs Atletico Madrid, Pesta 5 Gol Atletico Madrid di Kandang Lawan
Terkait memanasnya kembali masalah perbatasan India dan China ini dan telah memakan korban jiwa, Amerika Serikat meminta kedua negara menahan diri.
Dikutip dari harian INdia, The Hindu, Juru Bicara Luar Negeri Amerika Serikat, Morgan Ortagus meminta kedua negara menahan diri dan mendukung resolusi damai.
"India dan Cina telah menyatakan keinginan mengurangi (ketegangan), dan kami mendukung resolusi damai dari situasi saat ini," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS tersebut.
Morgan mengatakan, Amerika Serikat mendukung resolusi damai untuk mengakhiri konflik antara India dan China.
“Kami sedang memantau dengan cermat situasi antara pasukan India dan Cina di sepanjang Garis Kontrol Aktual."
"Kami memperhatikan militer India mengumumkan bahwa 20 tentara mereka tewas, dan kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, ”kata Morgan Ortagus seperti dikutip The Hindu.
• Data Corona 34 Provinsi Indonesia Kamis (18/6) Pagi, Total 41.431, Sembuh 16.243, Meninggal 2.276
• Hasil Liga Spanyol Osasuna vs Atletico Madrid, Atletico Pesta 5 Gol, Joao Felix Bahagia Cetak 2 Gol
• Hasil Final Coppa Italia - Menang Adu Penalti, Napoli Juara, Peluang Trofi Juara Juventus Tinggal 2
"Baik India maupun China telah menyatakan keinginan melonggarkan ( ketegangan), dan kami mendukung resolusi damai dari situasi saat ini."
Saat ditanya apakah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah berbicara dengan mitranya, Menteri Luar Negeri India, S Jaishankar, terkait masalah perbatasan ini?
Morgan menyebut Presiden AS Donald Trump telah menelepon Perdana Menteri India Narendra Modi pada 2 Juni lalu membahas situasi perbatasan.
"Kami sedang memantau situasi antara pasukan India dan Cina di sepanjang Garis Kontrol Aktual di Ladakh Timur," kata seorang pejabat senior pemerintah secara seperti dilansir The Hindu.
Siaga di perbatasan
Dikutip dari Times of India Angkatan Bersenjata India kini berada dalam kondisi siaga tertinggi di sepanjang 3.488 km perbatasan setelah pertempuran berdarah di wilayah Lembah Galwan di Ladakh timur yang mengakibatkan 20 tentara India tewas pada Senin (15/6/2020) malam.
Tidak hanya India, Tiongkok juga semakin memperkuat pertahanan militernya di sepanjang garis perbatasan, terutama di daerah-daerah yang menghadap Lembah Galwan, Daulat Beg Oldi, Depsang, Chushul, dan daerah-daerah lain seperti Ladakh timur.
Namun, upaya India pembentukan pertahanan tidak terlalu terganggu, peringatan hampir seperti perang dideklarasikan di sepanjang perbatasan dari Ladakh ke Arunachal Pradesh.
• Hasil Liga Inggris Man City vs Arsenal, David Luiz Kartu Merah Arsenal Kalah, Man City Menang 3-0
Pasukan Angkatan Darat siap menghadapi segala kemungkinan.
Di Ladakh timur, misalnya, INdia telah mengerahkan lebih dari 15.000 tentara, dengan lebih banyak tentara bersiap di belakang mereka.
"Tentara kita tidak akan mundur. Tidak akan ada kompromi pada integritas wilayah kita."
"China telah memainkan game agresi kartografi ini terlalu banyak dalam waktu yang lama. Mereka melampaui wilayah kami, secara sewenang-wenang mengajukan klaim, terus mengulanginya seolah-olah itu benar, dan kemudian melukis India sebagai agresor, ”kata seorang sumber seperti dilansir TimesofIndia.
Pernah Perang
India dan China pernah terlibat perang karena konflik perbatasan.
Dikutip dari wikipedia, perang antara India dan China terjadi tahun 1962.
Perbatasan India dan Tiongkok terhampar lebih dari 3000 km, terbagi atas perbatasan sebelah barat, tengah dan timur.
Tahun 1951, India menguasai daerah di dalam garis McMahon yang ditentukan sepihak oleh Inggris dan belum pernah diakui Tiongkok.
Setelah itu, di sebelah timur, India juga menguasai beberapa wilayah yang diklaim China sebagai wilayahnya.
Lebih jauh pada tahun 1959, pihak militer India kemudian mendirikan 43 pos militer di perbatasan untuk menunjukkan keabsahan penguasaan mereka.
Usaha-usaha diplomatik yang dilakukan pemerintah Beijing kemudian tidak mendapat tanggapan dari pihak Delhi.
Beijing merasa bahwa garis McMahon adalah ketetapan sepihak dari Inggris atas urusan perbatasan Tiongkok dan India.
Atas dasar ini, Beijing merasa bahwa wilayah yang dipersengketakan sudah seharusnya menjadi wilayah teritorial Tiongkok.
Sementara Delhi merasa, sejak kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1947, mereka berhak atas seluruh klaim teritorial Inggris semasa menguasai India, dalam hal ini wilayah yang termasuk dalam garis McMahon adalah sudah seharusnya menjadi milik India.
Perang pun tak terhindarkan pada tahun 1962. PErang terjadi dari tanggal 20 Okt 1962 sampai 21 Nov 1962.
Perang berhenti setelah terjadi selama satu yang melibatkan sekitar 10.000-20.000 tentara India dan 80.000 tentara Cina.
Perang berakhir pada 21 November, setelah China mengumumkan gencatan senjata.
China memenangkan perang tersebut. Namun, tidak ada perubahan teritorial di timur (Arunachal Pradesh).
Ada beberapa pos dan patroli India di barat (Aksai Chin) sebelum perang, namun setelah perang China menguasai Aksai Chin secara keseluruhan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/konflik-perbatasan-india-dan-china-tahun-1962.jpg)