Breaking News:

Deretan Fakta Pembunuhan Terapis Wanita di Surabaya: Pelaku & Korban Sempat Ribut Soal Tarif

YF mengaku membayar korban Monik, warga Jalan Ciliwung, Surabaya sebesar Rp 900 ribu untuk memberikan layanan pijat.

Editor: Anne Maria
Firman Rachmanuddin/Surya/Luhur Pambudi
Mahasiswa di Surabaya jurusan Teknik Sipil pembunuh wanita terapis pijat panggilan mengaku marah setelah bayar Rp 900 ribu pakai uang SPP kuliah, cuma digituin saja. 

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA- Seorang terapis pijat ditemukan tewas di dalam kardus di Surabaya.

Penemuan tersebut pun menghebohkan warga. Belakangan diketahui sang terapis tewas dibunuh.

Pelaku pembunuhan Monik (26), seorang terapis pijat online asal Surabaya yang ditemukan tewas dalam kardus lemari es di sebuah rumah di Jalan Lidah Kulon 2B, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur akhirnya terungkap.

Pelaku merupakan pria berinisial YF (20).

Ia seorang mahasiswa jurusan teknik sipil di sebuah universitas di Surabaya.

Pelaku ditangkap di kawasan Ngoro, Mojokerto sekira pukul 14.00 WIB.

Ini Alasan Pemkot Surabaya Buka Data Alamat Pasien Covid-19: Bukan untuk Mengucilkan Mereka

APA Itu Pruritus Nokturnal? Rasa Gatal yang Kerap Muncul saat Malam Hari

Ilustrasi
Ilustrasi (Kolase Tribun-Video.com)

Mengutip dari Surya.co.id, YF mengaku membayar korban Monik, warga Jalan Ciliwung, Surabaya sebesar Rp 900 ribu untuk memberikan layanan pijat.

Kepada polisi, YF mengaku menggunakan uang SPP kuliah untuk membayar layanan pijat tersebut.

Kemudian, ada tawaran pijat plus dengan tambahan Rp 300 ribu, namun pelaku tidak mau membayar.

Cerita Adik Soal Sosok Terapis Pijat yang Tewas Bersimbah Darah di Kardus: Pendiam dan Mandiri

Tangis Histeris Pacar Terapis Wanita yang Dihabisi dengan Sadis, Pekerjaan Terungkap Usai Pembunuhan

Kronologi pembunuhan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved