VIRUS CORONA DI BINTAN

Diduga Kontak dengan Pasien Positif Corona, 96 Warga Bintan Jalani Rapid Test, 2 Orang Reaktif

Seperti diketahui, terdapat penambahan 3 pasien positif virus Corona, Minggu (21/6/2020). Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri.

TRIBUNBATAM.id/SON
Ilustrasi Covid-19 - Dinkes Bintan merapid test 96 warga yang diduga kontak dengan satu pasien positif virus Corona. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Sebanyak 96 warga Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri menjalani tes cepat (rapid test), Sabtu (20/6/2020).

Ini dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan sebagai tracing terhadap warga yang kontak langsung dengan kasus pasien positif Covid-19 baru di Kabupaten Bintan.

Seperti diketahui, terdapat penambahan 3 pasien positif virus Corona, Minggu (21/6/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama F Isnaeni menuturkan, bahwa 96 orang yang jalani rapid test, merupakan kontak erat dengan kasus Covid-19 baru yang sempat menunaikan ibadah salat Jumat.

Dimana dari tiga kasus baru Covid-19 di daerah Tanjunguban, salah satunya sempat pergi salat Jumat di satu masjid di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

"Dari 96 orang yang diperiksa, dua diantaranya menunjukkan hasil reaktif. Keduanya sudah diisolasi di RS RAT Tanjungpinang ,"ucapnya, Minggu (21/6/2020).

Tiga Pasien Positif Tanpa Gejala Covid-19

Pasangan suami istri di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri positif Covid-19.

Pasangan suami istri berinisial El (38) dan Mr (32) kini berada di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

Selain mereka, terdapat satu pasien positif virus Corona lain berinisial R (42). Sehingga total pasien positif virus Corona, Minggu (21/6/2020) berjumlah 3 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, pasien positif berinisial El bekerja sebagai karyawan salah satu perusahaan BUMN di Tanjunguban, Kabupaten Bintan.

Sementara pasien positif berinisial R merupakan warga Sumatra Selatan yang ingin berangkat ke Singapura.

Gama menjelaskan, bahwa ketiganya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), karena tidak menunjukkan gejala sakit.

Ia mengungkapkan, pasien positif berinisial R sebelumnya mengikuti uji swab di Kota Batam untuk keperluan ke Singapura.

"Jadi saat menunggu hasil swabnya keluar, yang bersangkutan mengunjungi rumah kakaknya di Tanjunguban," ucapnya.

Petugas Bandara Hang Nadim Jalani Rapid Test, Jumlah Penumpang Tembus 5.692 Dalam 2 Hari

Kasus Kaveling Bodong di Batam Jadi Atensi KLHK, Selain PT PMB, Satu Berkas Masih di Kejagung

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved