Sabtu, 16 Mei 2026

Pria ini Bunuh 2 Anak Tirinya Karena Minta Es Krim, Korban Dibuang ke Dalam Parit

Dua bocah di Medan, Sumatera Utara, ditemukan tewas di dalam parit diduga dibunuh ayah tirinya, Minggu (21/6/2020).

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Sripo
Ilustrasi Mayat 

Kronologi

Sejumlah luka ditemukan pada tubuh dua bocah yang tewas dalam parit di sudut bangunan gedung sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Sumatera Utara.

Diketahui korban masing-masing bernama Ikhsan Fatahilah (10) dan Rafa Anggara (5).

Keudanya merupakan warga Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Kota.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Medan, Ikhsan ditemukan dalam posisi terlentang dan bagian wajahnya terdapat memar yang diduga akibat benturan benda keras.

Ikhsan sendiri ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

Sedangkan adiknya Rafa ditemukan pada pukul 10.00 WIB.

Rafa sendiri ditemukan di dalam parit samping gedung sekolah Global Prima.

Ia ditemukan dengan posisi terlentang dan ditutup dengan triplek serta karton.

Penemuan kedua jasad korban membuat warga yang bermukim di kawasan sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso mendadak geger pada Minggu (21/6/2020).

Usai penemuan jasad tersebut, petugas kepolisian Polsek Medan Kota dan Polrestabes Medan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian keduanya.

Adapun kronologis kejadian yang berhasil dihimpun, saat itu kedua korban yang merupakan anak tiri Ra pada Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 14.00 WIB mendatanginya ke tempat kerja.

Di mana Ra sedang bekerja sebagai kuli bangunan di lokasi kejadian.

Kedua korban mendatangi ayah tirinya meminta uang jajan untuk membeli es krim.

Diduga, karena tidak diindahkan permintaannya, keduanya terus menerus meminta uang kepada Ra.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved