Musim Hujan, Emak-emak di Karimun Khawatir dengan Meningkatnya Kasus DBD, Ini Cara Mencegahnya

Menguras bak mandi secara rutin dan memantau titik-titik genangan air di sekitar rumah, termasuk upaya untuk mencegah penyakit DBD

Editor: Dewi Haryati
kolase Tribun Style
Ilustrasi demam berdarah. Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karimun dari awal tahun hingga Juni 2020 mencapai 114 kasus. 

Kemudian di Kecamatan Kundur ditemukan sebanyak 27 kasus, Kecamatan Tebing sebanyak 17 kasus, Kecamatan Karimun sebanyak 16 kasus, Kecamatan Meral Barat sebanyak 12 kasus.

Selain itu, Kecamatan Kundur Utara 9 kasusn, Kecamatan Kundur Barat 3 kasus, Kecamatan Buru 1 kasus dan Kecamatan Ungar 1 kasus.

Namun untuk kasus DBD di Kabupaten Karimun belum termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB). Diketahui pada tahun 2019 jumlah tetcatat DBD di Kabupaten Karimun sebanyak 234 kasus.

Disebutkan Rachmadi, puskesmas di masing-masing kecamatan terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan agar masyarakat dapat meminta bubuk abate ke puskesmas.

"Kami berikan gratis (bubuk abate)," ujarnya.

Ditambahkan Rachmadi, penderita DBD bervariasi dari segi umur, atau bukan hanya anak-anak saja.

Oleh karena itu mengajak seluruh masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup 3M.

"Kalau masyarakat cuek ya susah. Masalah kesehatan itu tanggungjawab kita bersama," sebutnya.

Kasus Demam Berdarah di Bintan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan mencatat ada sebanyak 21 orang warga di Kabupaten Bintan terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) dari bulan Januari sampai tanggal 10 Juni 2020.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bintan, drg, Euis menuturkan, jumlah masyarakat yang terserang penyakit DBD yang hingga 21 orang itu dirangkum Dinas Kesehatan Bintan dari sejumlah Puskesmas dan RSUD yang ada di Kabupaten Bintan.

"Jadi dari beberapa bulan di tahun 2020 ini, paling banyak warga yang terserang DBD di bulan Januari kemarin dengan jumlah 11 orang," terangnya, Minggu (14/6/2020).

Ia merincikan, jumlah masyarakat yang terserang DBD sejak Januari hingga Juni 2020, yakni di bulan Januari masyarakat yang terserang DBD sebanyak 11 orang, Februari sebanyak 2 orang, Maret 1 orang, April nihil, Mei 4 orang dan bulan Juni pertanggal 10 sebanyak 3 orang.

"Bulan April itu tercatat tidak ada masyarakat yang terjangkit Dema Berdarah," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengakui bahwa kasus DBD di Bintan memang masih sering menyerang warga Kabupaten Bintan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved