Kamis, 23 April 2026

BATAM TERKINI

Perpustakaan BP Batam Masih Ditutup, Pemustaka Kesulitan Cari Referensi Buku

Sejumlah pemustaka berharap, perpustakaan BP Batam kembali beroperasi kembali.

|
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Petugas memindahkan sejumlah buku di perpustakaan BP Batam ke dalam kardus, Kamis (23/4/2020). Rencananya, perpustakaan BP Batam untuk sementara dipindahkan ke Taman Rusa, Sekupang sambil menunggu proses pembangunan selesai. 

Pemustaka dibagi empat kategori, karyawan BP Batam, mahasiswa, pelajar, dan umum. Pada tahun 2014, kunjungan didominasi oleh kalangan umum sebanyak 569 orang.

Untuk karyawan BP Batam sebanyak 298 orang, mahasiswa sebanyak 355 orang, dan pelajar 293 orang.

Sementara untuk tahun 2015, total kunjungan mencapai 2012. Terdiri dari 389 orang karyawan BP Batam, 822 orang mahasiswa, 274 orang pelajar, dan 527 orang kalangan umum.

Untuk tahun 2016, total kunjungan mencapai 3955. Terdiri dari 488 orang karyawan BP Batam, 1178 orang mahasiswa, 1725 orang pelajar, dan 564 orang kalangan umum.

Di tahun 2017, total kunjungan mencapai 3670. Terdiri dari 262 karyawan BP Batam, 1458 mahasiswa, 1266 pelajar, dan 684 kalangan umum.

Tahun 2018, total kunjungan mencapai 4153. Terdiri dari 183 karyawan BP Batam, 1602 mahasiswa, 1673 pelajar, dan 695 kalangan umum.

Tahun 2019 total kunjungan mencapai 4331. Terdiri dari 311 karyawan BP Batam, 1244 mahasiswa, 1923 pelajar, dan 853 kalangan umum.

Untuk di tahun 2020, di bulan Februari lalu total kunjungan mencapai 384. Kunjungan masih didominasi oleh mahasiswa dan pelajar dengan total 250 orang.

Sedangkan di bulan Maret 2020, total kunjungan mencapai 403. Kalangan mahasiswa dan pelajar masih mendominasi dengan total 270 orang.

Dipindah ke Taman Rusa Sekupang

Kasubbag Arsip dan Pustaka Badan Pengusahaan (BP) Batam, Erdy Yanto mengungkapkan, BP Batam tidak menutup perpustakaan milik BP Batam secara permanen.

Namun, kebijakan untuk menutup sementara perpustakaan tersebut dikarenakan alasan tertentu.

"Kami pindah ke Taman Rusa Sekupang," ujarnya kepada TRIBUNBATAM.id, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, pemindahan ini dikarenakan ruangan perpustakaan ini akan digunakan oleh unit baru sesuai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang telah ditetapkan pimpinan baru BP Batam, Muhammad Rudi.

"Lagi pula, perpustakaan sebagai pelayanan umum tak tepat di gedung ini. Yakni terkait karena keamanan data. Gedung ini banyak terdapat data-data penting," jelasnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved