Heboh Hujan Buatan di Batam Hingga Singapura, Begini Proses Terjadinya Hujan Buatan dan Manfaatnya
Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas l Hang Nadim Batam Suratman menjelaskan, hujan dibuat dengan proses fisika.
TRIBUNBATAM.id - Belakangan ini Kota Batam dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Beberapa orang meyakini, hujan yang kerap mengguyur Kota Batam karena adanya hujan buatan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun angkat bicara soal hujan buatan ini.
Cara membuat hujan ini adalah dengan penyemaian awan atau yang dikenal dengan cloud seeding.
Cloud seeding ini membuat awan menggumpal dan di semai sehingga akan memberikan efek berupa turun hujan.
• BMKG Angkat Bicara Soal Heboh Hujan Buatan di Batam hingga Singapura: Ada Awan Baru Dipancing
• Kisah Bidan Disekap Dalam Angkot Selama 4 Jam, Diceramahi hingga Diberi Ongkos Pulang
"Misalnya, di atas langit permukaan Dam Duriankang ada gumpalan awan rendah. Nah, pada kondisi ini disuntikan suatu zat. Sehingga, awan itu turun menjadi cairan air yang disebut hujan. Dan kondisi ini pun, efektif hanya satu jam saja. Nah untuk awan yang tinggi dipakai cairan garam. Jadi hujan buatan bukan seluruh Batam ini hujannya. Tapi ada titik tertentu saja yang awannya lebih banyak," jelas Suratman.
Ia meminta agar masyarakat tidak terkecoh dengan isu hujan buatan. Sebab kata Suratman, efek hujan ini pasti ada banjir.
Jangan sampai ada judul hujan buatan lalu ada banjir, yang disalahkan adalah orang mengundang hujan buatan.
"Jadi tidak seperti itu. Ada awan baru dipancing. Juga tidak ada hubungannya dengan pawang hujan. Karena hujan buatan adalah ilmiah secara fisika. Jadi masyarakat tahu juga. Jangan nanti banjir, lalu disalahkan yang undang hujan buatan. Bukan begitu konsepnya," ujarnya.
Ia mengatakan, Juni ini memang curah hujan cukup tinggi di Kepri. Sebab kata dia, penyebabnya ada pergeseran cuaca.
Puncak hujan sedianya adalah Mei lalu. "Tapi bergeser ke Juni ini. Hari ini (Selasa) arah angin dominan dari Selatan dan Barat daya ke Utara. Kecepatan angin antara 5-30 km/jam.Temperatur 23-30 derajat, masih kondusif bagi dunia penerbangan," terangnya.
Cara Membentuk Hujan Buatan
Dikutip Tribunbatam.id dari ilmugeografi.com, begini cara manusia membentuk hujan buatan.
Manfaat Hujan Buatan
Semua jenis hujan mempunyai kebermanfaatan masing- masing meskipun hanya sedikit saja.
Tak terkevuali dengan hujan buatan. Manusia rela membuat hujan buatan untuk memenuhi tujuan tertentu. dengan kata lain hujan buatan ini pastilah mempunyai manfaat.
Manfaat dari hujan buatan disesuaikan dengan tujuan pembuatan hujan tersebut. Ada beberapa manfaat dari hujan buatan antara lain adalah sebagai berikut:
- Menyirami tanaman
Salah satu manfaat dari hujan buatan adalah menyirami tanaman.
Banyak masyarakat yang melakukan usaha- usaha menurunkan hujan ini dengan tujuan agar tanaman- tanamannya dapat disirimi sehingga tidak mati karena layu.
Karena sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja sebagai petani maupun pemilik perkebunan, maka kehadinya hujan sangatlah penting karena bisa menyirami tanaman- tanaman yang menjadi sumber penghasilan mereka.
Ketika musim kemarau tiba, maka petani akan merogoh kocek yang lebih untuk menyirami tanaman- tanamannya.
Dan ketika musim kemarau datang lebih lama maka hal ini menjadi pukulan bagi petani. Dan salah satu solusinya adalah dengan membentuk hujan buatan.
-
Mengisi sumber air
Manfaat hujan buatan yang selanjutnya adalah mengisi sumber- sumber air.
Ketika musim kemarau tiba maka akan banyak sumber- sumber air yang mengering akibat tidak adanya hujan yang turun.
Oleh karena itu adanya hujan buatan ini dapat mengisi sumber- sumber air yang sudah lama mengering karena musim kemarau tersebut.
Ketika sumber air dapat terisi maka akan banyak masyarakat yang terbantu dan kehidupan makhluk hidup yang ada di Bumi pun menjadi lebih baik.
-
Mengairi sawah
Manfaat hujan buatan yang selanjutnya adalah mengairi sawah.
Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa sebagain besar masyarakat di Indonesia bekerja sebagai petani dan juga pemilik pekerbunan.
Petani di Indonesia banyak menanam tanaman- tanaman mereka di area persawahan.
Indonesia pun mempunyai areal pwerasawahan yang sangat luas.
Area sawah yang sangat luas tersebut membutuhkan air yang sangat cukup agar nantinya petani bisa memanen dengan baik hasil tanam mereka.
-
Menyejukkan tempat
Hujan buatan juga bisa dibuat dengan tujuan untuk menyejukkan suatu tempat.
Ketika suatu tempat mengalami musim kemarau yang terlalu lama maka tempat tersebut akan menjadi panas sekali.
Salah atau hal yang dapat memecahkan kondisi panas tersebut adalah dengan membentuk hujan buatan.
Hujan buatan ini akan meringankan kondisi panas di suatu tempat tersebut.
Dengan turunnya bulir- bulir air dari atas maka permukaan Bumi akan menjadi basah, sehingga lingkungan menjadi terasa lebih sejuk.
-
Mengatasi kebakaran hutan
Salah satu tujuan yang sangat penting dari dilakukannya hujan buatan adalah untuk meringankan terjadinya kebakaran hutan.
Maksudnya, masalah kebakaran hutan akan bisa dipadamkan dengan adanya hujan buatan.
Indonesia seringkali mengalami kebakaran hutan. Dan kasus kebakaran hutan juga seringkali diatasi dengan melakukan atau membantuk hujan buatan.
Hujan buatan akan menyirami wilayah hutan yang terbakar dan akan mematikan api yang membakar hutan tersebut sehingga cepat mereda.
Itulah beberapa manfaat yang akan didapatkan oleh manusia karena terjadinya hujan buatan.
Hujan buatan dibuat dengan tujuan yang bermacam- macam.
Dan hujan inipun akan membantu manusia mewujudkan tujuan tersebut sehingga mempermudak kehidupan manusia, binatang, maupun tumbuh- tumbuhan.
Proses Terjadinya Hujan
Mengenai terjadinya hujan, semua bisa dijelaskan secara ilmiah. Sudah dikatakan sebelumnya bahwasannya terjadinya hujan dipengaruhi oleh berbagai macam elemen, seperti suhu udara, air dan juga panas matahari.
Tanpa adanya panas matahari maka tidak akan bisa terjadi hujan. Terjadinya hujan ini melewati beberapa tahapan.
Tahapan- tahapan proses terjadinya hujan antara lain sebagai berikut:
-
Pemanasan
Proses pertama yang terjadi kerana adanya hujan adalah terjadinya pemanasan.
Pemanasan ini terjadi karena adanya sinar matahari. Sinar matahari yang menyinari Bumi akan mengenai permukaan Bumi.
Bagian yang paling panas atau paling banyak terkena sinar matahari adalah daerah yang dekat dengan garis khatulistiwa.
Daerah- daerah yang dekat dengan garis khatulistiwa ini memiliki iklim tropis, termasuk Indonesia (baca: iklim di indonesia).
Seperti hukum yang kita pelajari, bahwa ketika sebuah benda dipanaskan maka akan mengalami perubahan- perubahan tertentu, baik benda padat maupun benda cair atau bahkan gas.
-
Penguapan
Setelah di panaskan maka benda akan mengalami berbagai macam perubahan. Untuk benda cair, ketika dipanaskan maka akan mengalami penguapan.
Penguapan ini akan melanda bagian perairan dari permukaan Bumi.
Sehingga bagian- bagian perairan seperti macam-macam laut, danau, sungai (baca: ekosistem sungai), waduk, danau, dan lain sebagainya akan mengalami penguapan.
-
Terjadinya awan
Setelah bagian- bagian perairan di Bumi menguap karena dipanaskan, selanjutnya akan timbul uap- uap air. Uap air ini berasal dari air yang dipanaskan.
Bisa dibayangkan apabila banyak sekali perairan yang ada di permukaan Bumi maka uap air yang dihasilkan pun juga sangat banyak.
Oleh karena uap air ini banyak maka kemuadian akan berkumpul menjadi satu.
Akibat tekanan udara dan juga angin, maka uap air yang dihasilkan tersebut naik ke atas.
Akibatnya uap air yang mengumpul di atas ini akan bersatu dan menggumpal menjadi sebuah awan (baca: proses terjadinya awan).
Awan- awan tersebut semakin lama akan semakin besar karena uap air juga akan semakin banyak.
-
Turunnya hujan
Setelah terjadi gumpalan awan yang cukup besar, kemudia uap air yang terkandung di dalam awan tersebut menjadi jenuh.
Kejenuhan ini dikarenakan adanya faktor suhu dan sebagainya. Kemudian setelah awan menjadi jenuh, uap air yang ada di dalam awan akan turun ke permukaan Bumi dalam wujud butiran- butiran air.
Butiran- butiran air inilah yang disebut dengan hujan. Hujan akan membasahi sebagian permukaan Bumi yang ternaungi oleh awan tersebut.
Itulah beberapa langkah atau proses terjadinya hujan. Proses terjadinya hujan ini memang terdiri atas beberapa langkah dan langkah- langkah itulah yang mencerminkan bahwa hujan tidak terjadi begitu saja.
Manfaat Hujan
Hujan yang turun ke Bumi sebagai peristiwa alam dalam kehidupan sehari- hari pasti membawa berbagai macam dampak.
Seringkali kita mendengar bahwa orang- orang menyebut hujan sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan itu memang benar.
Terjadinya hujan memberikan dampak positif dan juga dampak negatif.
Lalu kenapa hujan disebut- sebut sebagai anugerah?
Karena memang faktanya bahwa terjadinya hujan akan membawa banyak sekali dampak positif yang sering kita kenal sebagai manfaat.
Adapun manfaat hujan yang daoat dirasakan oleh manusia, binatang dan tumbuh- tumbuhan sangatlah banyak.
Beberapa manfaat dari terjadinya hujan adalah sebagai berikut:
-
Memberikan stok atau cadangan air tanah
Manfaat hujan yang paling utama adalah memberikan tambahan atau stock cadangan air di Bumi, baik yang ada di permukaan maupun air yang ada di dalam tanah.
Dengan turunnya jugan maka volume air di danau, waduk, ataupun sungai menjadi bertambah.
Sementara itu apabila air hujan turun di daratan (baca: ekosistem darat), maka tanah akan menyerap air tersebut danakan mengunci air di dalamnya, sehingga tidak akan mengalami kekeringan.
-
Menyuburkan tanah dan tanaman
Manfaat hujan yang tidak kalah penting juga adalah menyuburkan tanah dan juga tanaman. Kita semua mengetahui bahwasannya tanah akan subur apabila cukup terkena air.
Maka dari itulah hujan sangat membantu untuk menjadikan tanah menjadi subur.
Selain tanah yang menjadi media tanam, semua jenis tumbuhan juga akan hidup subur apabila disirami oleh banyak air.
Inilah yang membuat bahwa hujan ini menjadi salah satu hal yang terpenting adalam urusan tanaman.
-
Membuat lingkungan menjadi sejuk
Turunnya hujan ini menjadi dinatni- nanti karena dapat membuat suhu lingkungan menjadi sejuk.
Terlebih di daerah yang memiliki iklim tropis, maka udara akan terasa panas sekali. Ketika hujan turun maka suhu yang apada awalnya panas menjadi sedikit sejuk karena sudah dibasahi oleh air hujan.
-
Mengurangi polusi udara
Manfaat hujan yang selanjutnya adalah mengurangi polusi udara.
Polusi udara merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari- hari. mengingat kemodernisasian yang menjamur di berbagai belahan dunia, banyak alat transportasi dan juga aktivitas industri yang menimbulkan dampak pencemaran udara yang berupa polusi udara.
Polusi udara membuat udara menjadi kotor, terasa panas, dan tentu saja tidak enak untuk dihirup. Keadaan udara yang semacam ini pastinya akan mengganggu manusia.
Kehadiran hujan yang menyiram Bumi akan menetralisasi udara yang terpolusi tersebut sehingga menjadi lebih bersih dan terasa lebih segar.
Itulah beberapa manfaat dari hujan yang dapat kita rasakan.
Selain manfaat yang telah dituliskan di atas, masih ada manfaat lainnya yang juga akan kita rasakan baik kita sadari maupun tidak.
Macam-macam Hujan
Hujan yang merupakan peristiwa di alam semesta, ternyata mempunyai berbagai macam jenis.
Hujan bisa dikategorikan ke dalam beberapa macam. Macam- macam hujan adalah sebagai berikut:
-
Hujan siklonal
-
Hujan orografis
-
Hujan frontal
-
Hujan muson
-
Hujan zenithal
-
Hujan asam
-
Hujan meteor
-
Hujan buatan
Itulah beberapa macam jenis hujan yang ada di sekitar kita. Hujan- hujan tersebut terjadi di sekitar kita mungkin kita sadari maupun tidak. Setiap jenis hujan tersebut terjadi dikarenakan beberapa hal yang berbeda- beda.
(Tribunbatam.id/dns)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sambaran-petir-tersebut-muncul-bersahut-sahutan.jpg)