TRIBUN WIKI
Dulu Dianggap Barang Sakral, Begini Sejarah Penemuan Cermin
Sejarah cermin di Yunani juga pernah dicatat oleh seorang filsuf Romawi bernama Seneca atau juga dikenal sebagai Seneca the Younger sekitar tahun 4 SM
TRIBUNBATAM.id - Hampir di semua rumah ada cermin. Hal itu wajar karena cermin merupakan salah satu benda yang paling dekat dengan kehidupan manusia.
Seseorang bisa menilai penampilannya sendiri dengan melihat pantulan dirinya di cermin.
Bahkan mungkin, tanpa memandang cermin, Anda tak akan keluar dari rumah.
Salah satu alasan kita harus bercermin adalah memastikan penampilan kita baik sebelum pergi dari rumah.
Ini membuktikan bahwa cermin menjadi salah satu alat yang penting bagi kehidupan manusia.
• 8 Kebiasaan Buruk Pemicu Kerontokan Rambut, Mengikat Terlalu Kencang hingga Keramas Tiap Hari
Namun, tahukah Anda ternyata cermin sudah ada sejak lama?
Tak Selalu Kaca
Orang mungkin mulanya melihat refleksi atau bayangan diri dari air, baik di kolam, sungai, atau genangan.
Selanjutnya, manusia mulai membuat cermin paling awal sekitar tahun 6.000 sebelum masehi (SM).
Bahan yang digunakan untuk cermin pada masa itu adalah obsidian atau yang dikenal sebagai kaca vulkanik.
Cara pembuatannya dengan dipoles hingga permukaannya menjadi reflektif.
Contoh cermin dari obsidian ini ditemukan di Turki sejak 6.000 tahun lalu.
Selanjutnya cermin mulai dibuat dari perunggu.
Hal ini dilakukan oleh bangsa Mesir Kuno.
Pada masa tersebut, cermin biasanya berbentuk bulat dan dihiasi dengan ornamen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-cermin-ajaib.jpg)