Perubahan Sikap John Kei Sejak Bebas dari Penjara Diungkap Melan Refra: Mau Ngapain Harus Berdoa
Melan Refra menceritakan sejak keluar dari Nusakambangan, John Kei selalu mengajak keluarganya untuk berdoa dan berbidah
Namun ucapan sang pengacara ini dibantah keras oleh Nus Kei, sang paman sambil tertawa ngakak.
"Beliau sudah lewat masa-masa dulu itu, premanisme bung John. Itu sudah tidak ada lagi.
Terakhir 2-3 tahun yang lalu di Nusakambangan. Datanglah pendeta. Selalu dan selalu untuk berdoa. Dan sudah hijrah sekali itu," tegas pengacara.
Bahkan John Kei lebih rajin bertemu dengan saudara dan anak buahnya.
Ketika konflik dengan Nus Kei soal pembagian aset jual beli tanah, John Kei malah yang menasihati anak buahnya untuk tak lakukan kekerasan.

"Banyak sekali pertemuan-pertemuan anatar bung John Kei dengan adik-adiknya, rekan-rekan dan anak buahnya.
Mereka selalu sedikit komplain dan bertanya-tanya kenapa kok abang sellau diam terkait permasalahan antara bung John Kei dan bung Nus Kei.
Nah justru bung John Kei ini yang selalau memrahai mereka, membatasi, menasihati, sudah tidak boleh diapa-apain itu bung Nus. Kita sudahlah gak usah ribut-ribut," papar sang pengacara.
Mendengar ucapan sang pengacara yang bela John Kei mati-matian menyebut sudah tobat dan hijrah, Nus Kei mengaku hanya bisa tertawa.
Menurutnya, sang pengacara ini tidak tahu apa yang terjadi selama ini pada John Kei selepas keluar dari penjara.
"Saya ketawa aja. Saya cuma bisa tertawa saja. Apa yang disampaikan oleh pengacaranya bung John.
Dia tidak tahu yang sesungguhnya ke dalam. Saya gak mau bicara itu lagi deh," ujar Nus Kei.
Lantas, Nus Kei pun meminta kepada snag pengacara untuk menyampikan pesan ini kepada snag keponakan, John Kei.

Sang paman, Nus Kei meminta keponakannya untuk berjiwa besar dan membantu penyelidikan polisi atas kasus penyerangan ini.
"Tolong sampaikan saja buat John Kei, perbuatan ini sudah dilakukan. Jadi berjiwa besarlah itu,. Tolong bantu penyidikan ini, biar cepat selesai," ujar Nus Kei.