Kamis, 9 April 2026

Wabah Covid-19 Merebak, Penjualan Sepeda di Inggris Meningkat, Laku 50 Unit Per Hari

Ternyata wabah Covid-19 membuat warga Inggris cenderung gunakan sepeda sebagai alat mobilitas. Dibuktikan dengan penjualan sepeda yang terus meningkat

FREEPIK.COM
Ilustrasi Bersepeda. Penjualan sepeda di Inggris meningkat usai dilanda virus Corona atau Covid-10. 

TRIBUNBATAM.id, LONDON - Inggris masuk ke dalam jajaran negara di dunia yang memiliki jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 tertinggi.

Ternyata wabah ini membuat warga Inggris cenderung menggunakan sepeda sebagai alat mobilitas.

Tak hanya di Inggris, merebak pula orang-orang bersepeda di Indonesia.

Bersepeda jadi pilihan olahraga yang paling laris diminati sejak pandemi Covid-19 mewabah di seluruh dunia.

Kekhawatiran tertular virus Corona pada saat berada di transportasi umum telah meningkatkan penggunaan sepeda untuk berangkat ke tempat kerja.

Tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari, penggunaan sepeda untuk memulai hobi gowes membuat tren penjualan sepeda melonjak di banyak negara.

Dibalik Kesuksesan Liverpool Juara Liga Inggris, Ada Peran Besar Istri Juergen Klopp

Melansir BBC, di Inggris sejumlah toko sepeda mengalami lonjakan penjualan sebagai akibat dari adanya lockdown dan naiknya minat warga Inggris untuk berolahraga.

Beberapa toko sepeda bahkan harus berjuang untuk memenuhi permintaan pembeli.

Broadribb Cycles di Bicester biasanya menjual 20-30 sepeda per minggu.

Stuart Taylor, manajer toko tersebut mengatakan toko itu saat ini menjual 50 sepeda setiap hari, selain itu ada pula peningkatan pada layanan servis sepeda.

Di bengkel sepeda Lunar Cycles di London utara, mekanik bengkel itu juga mengatakan bahwa perdagangan sepeda sedang melonjak.

"Industri sepeda mengalami booming. Orang-orang berkata 'Saya kembali naik sepeda setelah terakhir melakukannya 15 atau 20 tahun yang lalu'," kata Andrew Hassard dari Mango Bikes di Ballyclare, Irlandia Utara.

Hasil Studi Terkait Covid-19 di Inggris, Keluarga Miskin Alami Krisis, Orang Kaya Sebaliknya

 Inggris menjadi salah satu negara di dunia yang terdampak virus Corona atau Covid-19.

Termasuk para keluarga miskin atau pekerja berpenghasilan rendah di Inggris.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved