Selasa, 2 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Mengapa Penyu Makan Sampah Plastik di Laut? Ternyata Ini Alasannya

Sampah plastik telah menjadi masalah utama polusi laut di seluruh dunia. Akibatnya, tak sedikit hewan laut yang mati lantaran menelan plastik.

Tayang:
Tribunnews.com
Penyu mati karena makan plastik. Ternyata ada alasan kenapa penyu bisa makan plastik di laut. 

TRIBUNBATAM.id - Sampah plastik telah menjadi masalah utama polusi laut di seluruh dunia.

Laut dipilih sebagai tempat akhir dibuangnya limbah-limbah plastik yang sulit terurai, bahkan hingga puluhan tahun.

Hal ini menyebabkan binatang dan biota laut terkena dampaknya.

Tak sedikit hewan laut yang mati lantaran menelan plastik.

Selain itu, banyak pula hewan laut yang mati karena terperangkap dalam plastik-plastik yang mengapung.

Mereka terjebak dan tak bisa keluar hingga mati.

KINI Jadi Kebiasaan Selama Pandemi, Simak Sejarah Cuci Tangan, Sempat Ditentang Selama Seabad

DAFTAR 7 Makanan Pengganti Nasi, Cocok Untuk Program Diet Sehat

Mengapa hewan memakan plastik?

Melansir Kompas, menurut temuan terbaru, kantong plastik yang mengambang di lautan ternyata mirip makanan, sehingga hewan laut mengira itu makanannya.

Lebih jauh lagi, ternyata plastik mengeluarkan aroma yang mirip dengan makanan mereka.

Salah satu hewan yang paling kerap memakan plastik adalah penyu.

Aroma yang dikeluarkan plastik di laut adalah 'perangkap penciuman' bagi penyu.

"Ini dapat membantu menjelaskan kenapa penyu cenderung makan dan terjerat dalam plastik," kata Dr Joseph Pfaller dari Universitas Florida, Gainesville seperti dilansir BBC News.

Joseph mengatakan, plastik yang mengambang dan tenggelam cukup lama di lautan mengembangkan bau yang menarik bagi penyu.

Awalnya ini merupakan adaptasi evolusi untuk menemukan makanan, tapi sekarang justru akan menjadi bumerang bagi penyu dan hewan laut lain yang tertarik pada bau plastik.

Aroma plastik

Saat plastik mengambang atau tenggelam di lautan, maka mikroba, ganggang, tanaman, dan hewan kecil akan menjadikan plastik itu sebagai "rumah" mereka.

Hal inilah yang membuat aroma plastik mirip seperti bau makanan hewan laut seperti penyu, ikan, dan mungkin juga burung laut.

Penelitian terbaru mengungkap, penyu tertarik pada plastik karena baunya yang mirip makanan laut.

Predator laut seperti penyu, paus, dan burung laut mencari makan di daerah yang sangat luas.

Menurut Joseph, masuk akal jika predator laut itu memanfaatkan bahan kimia di udara dan air untuk mencari makanan.

Predator laut bisa menangkap aroma makanan dari jarak yang sangat jauh, hingga mereka menuju ke pembuangan sampah plastik di laut terbuka.

Semua jenis plastik yang ada di laut adalah ancaman bagi spesies yang tinggal di lautan.

Jerami plastik yang tersangkut di hidung penyu atau kantong plastik yang tersebar di mana-mana adlah masalah mutlak.

Apalagi plastik di laut itu dapat menumbuhkan bakteri yang mengeluarkan aroma seperti makanan.

Saat plastik dimakan, keselamatan hewan laut terancam.

Riset Studi yang terbit di jurnal Current Biology, didasarkan pada percobaan yang melibatkan 15 penyu tempayan yang dibesarkan di penangkaran.

Dilansir dari Fox News, penyu-penyu itu diberi sejumlah aroma berbeda, termasuk aroma air, makanan seperti udang, plastik bersih, dan plastik dari laut.

Kebanyakan penyu mengabaikan aroma plastik bersih dan air.

Namun, ketika para ilmuwan memaparkan aroma makanan atau plastik dari lautan, reptil-reptil itu mulai meningkatkan kemampuan mengendus di atas air, yang merupakan perilaku mencari makan.

"Kami menemukan penyu tempayan menanggapi bau dari plasti dengan cara yang sama saat mereka mencium bau makanan. Ini menunjukkan bahwa penyu tertarik pada sampah plastik bukan cuma karena tampilannya, tapi juga baunya," jelas Joseph. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bukti Baru, Penyu Makan Plastik karena Baunya Mirip Makanan".

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved