Rabu, 22 April 2026

Terpaksa Mengungsi, Rumah Warga di Desa Serat Siantan Timur Rusak Dihantam Angin Kencang

Kepala BPBD Anambas, Islam Malik mengatakan, pihaknya sudah mengambil tindakan atas musibah yang terjadi dengan keluarga Abdul Hakim.

|
Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
Kondisi rumah milik warga Desa Serat, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Hakim yang atapnya rusak diterjang angin kencang. 

"Iya itu tak jauh dari jalan Selayang Pandang anginnya, biasanya tergantung kemunculan juga angin ini," ucap seorang warga, Rizal, Rabu (17/6/2020).

 Angka Kesembuhan Pasien Corona Meningkat, 3 Kecamatan di Batam Berubah Status Zona Kuning Covid-19

 Kadinkes Batam Sebut Kluster Pasar Tos 3000 Tak Tambah Pasien Baru Corona, Covid-19 Mulai Jinak?

Tampak juga di rekaman video pusaran angin di atas langit yang berputar-putar, sementara di permukaan laut air laut juga ikut membentuk lingkaran mengikuti pusaran yang ada di langit.

Saat itu, tidak ada aktivitas di sekiatar perairan saat angin puting beliung tersebut muncul.

Potensi Bencana Alam di Anambas

Bencana angin puting beliung terjadi di tiga kecamatan Kabupaten Kepulauan Anambas selama 2016 sampai 2019.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas mencatat, Desa Putik, Payamaram serta Desa Ladan di Pulau Matak pernah terjadi angin puting beliung.

Dimana Desa Putik sebanyak 2 kali serta Desa Payamaram dan Desa Ladan masing-masing satu kali.

Selain itu, angin puting beliung tercatat pernah terjadi di Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah sebanyak 1 kali, serta di Kecamatan Siantan Timur masing-masing di Desa Nyamuk sebanyak 1 kali, serta Desa Munjan sebanyak 2 kali.

"Data yang kami himpun juga mencatat, ada 3 kejadian ambruknya rumah akibat abrasi di 3 kecamatan selama tahun 2017. Dampak dari kejadian itu, rumah warga rusak akibat puting beliung ada 19 unit. Alhamdulillah saat kejadian tidak ada korban jiwa," ujar Kepala BPBD Kepulauan Anambas, Islam Malik, AMK, Kamis (12/3/2020).

Selain kejadian puting beliung, ada juga kejadian kebakaran permukiman rumah warga sebanyak 25 unit tercatat dari tahun 2016 sampai 2019.

Ia mengungkapkan, yang menjadi persoalan di Kabupaten Kepulauan Anambas yakni ketersediaan air bersih saat memasuki musim kemarau akibat terbatasnya persediaan air bersih.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya daerah resapan air di Anambas. Kondisi ini selalu terjadi setiap tahunnya terutama pada musim panas.

Saat musim hujan biasanya Kecamatan Jemaja timur terendam banjir karena hujan yang tinggi, ada dua desa yang terkena banjir yaitu Desa Ulu Maras dan Desa Bukit Padi.

Akibat banjir ini ada 9 rumah yang terendam air dengan total masyarakat sebanyak 32 jiwa.

Akibat dari bencana yang berpotensi terjadi setiao tahun, maka dibentuklah BPBD yang akan menanggulangi bencana daerah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved