Kamis, 23 April 2026

Terpaksa Mengungsi, Rumah Warga di Desa Serat Siantan Timur Rusak Dihantam Angin Kencang

Kepala BPBD Anambas, Islam Malik mengatakan, pihaknya sudah mengambil tindakan atas musibah yang terjadi dengan keluarga Abdul Hakim.

|
Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
Kondisi rumah milik warga Desa Serat, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Hakim yang atapnya rusak diterjang angin kencang. 

Namun ada beberapa kendala dalam penanggulangan bencana seperti kondisi geografis yang memisahkan pulau - pulau dari ibu kota kabupaten, terbatasnya gudang logistik dan buffer stock logistik, kondisi cuaca buruk, tida tersedianya alat komunikasi seperti radio, terbatasnya jumlah tenaga terampil, dan terbatasnya peralatan dan kendaraan penanggulangan.

Maka dari itu perlu meningkatkan peran relawan dalam kegiatan penanggulangan.

Rusak Rumah Penduduk

Angin puting beliung dan ombak besar menjadi bencana alam yang paling banyak merusak rumah penduduk.

Data dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol dan PBD) Kabupaten Kepulauan Anambas per Juli 2019, ada 4 rumah yang rusak terkena amukan alam ini.

Tidak hanya itu, potensi tanah longsor dan kebakaran juga rawan terjadi di Anambas.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, SH menghadiri rapat koordinasi Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Sentul International Convention Center (SICC), Selasa (4/2/2020).

Rapat koordinasi tersebut diikuti seluruh Bupati dan Walikota se-Indonesia, Gubernur se-Indonesia, BPBD se-Indonesia, PMI, Basarnas, Pramuka, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) serta TNI Polri.

Acara itu dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dalam sambutannya Jokowi menyampaikan pesan kepada seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Indonesia untuk menyusun rencana secara kontijensi.

"Saya harap seluruh BPBD se-Indonesia menyusun rencana secara kontijensi, membuat tata ruang berbasis bencana, melakukan pendekatan kolaboratif (pentahelix) bersama masyarakat dan stakeholder," pesannya pada penyampaian pidato kepada seluruh tamu yang hadir.

Peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan bersinergisitas baik itu di TNI Polri, pusat maupun daerah, menurutnya menjadi hal yang tidak kalah penting dalam meminimalisir dampak korban terkait potensi bencana alam di daerah masing-masing.(TribunBatam.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved