JOHN KEI DITANGKAP
Kisah Istri Nus Kei Diserang Kelompok John Kei, Mencekam hingga Kaki Terluka Saat Selamatkan Diri
Kasus penyerangan anak buah John Kei ke rumah Nus Kei saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian Polda Metro Jaya.
Ia pun langsung berusaha menyelamatkan diri dengan anak dan juga diknya.
"Pertama mereka bisik-bisik 'ambil, ambil (barbel)'. Tapi setelah saya keluar lari dari kamar bawa anak saya, saya dengar mereka teriak-teriak 'potong kasih mati, potong kasih mati yang ada di dalam rumah'. Itu bahasa mereka, itu 'bunuh, bunuh' bahasanya kita," ucap Reni histeris.
Tak tinggal diam, Reni pun buru-buru lari ke lantai atas.
Bersama sang adik, Ririn, Reni pun berlari melewati jendela rumahnya.
Reni bahkan sempat memanjat tembok tetangga.
"Saya lari teriak lari sekuat tenaga, adik saya yang kasih petunjuk jalan lari lewat tempat jemuran, tembok tetangga kami tembusin sampai akhirnya nemu rumah tetangga yang bisa selamatkan kami semua," kata Reni.
Nus Kei Besyukur Keluarganya Selamat
Nus Kei ucap syukur karena seluruh anggota keluarga yang ada di rumah berhasil kabur dan meloloskan diri.
"Bersyukur sama Tuhan karena masih dilindungi. Sekalipun kondisi seperti ini, mereka masih bisa meloloskan diri lewat jendela plafon atas lantai 2 ke rumah tetangga," ujar Nus Kei, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube TalkShow tvOne.
"Yang di rumah saat itu, ada istri saya, anak saya yang cewek, terus adik ipar saya, terus anak saya yang kecil, kaka perempuan saya, terus ada pembantu punya anak, sama ponakan saya Tio," imbuhnya lagi.
"Kebanyakan perempuan, kalau laki-laki cuma satu," tambahnya.

Kabur lewat genteng
Diserang anak buah John Kei, adik Nus Kei, istri dan anak-anak Nus Kei kabur dengan cara panjat genteng rumah.
Tak tanggung-tanggung, seluruh isi rumah dihancurkan demi mencari sosok Nus Kei.
Rupanya Nus Kei tak ada di rumah. Akan tetapi, ada 7 orang yang sedang ada di rumah selagi penyerangan itu terjadi.