Selasa, 28 April 2026

Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Gubernur California Kembali Tutup Restoran dan Bar

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, California dilaporkan mengalami lonjakan infeksi Covid-19. Gubernur Gavin Newsom menutup kembali kegiatan indoor.

AFP
Ilustrasi warga Amerika Serikat ditengah wabah virus Corona. Kasus Covid-19 meningkat pesat, restoran dan bar di California ditutup kembali. 

TRIBUNBATAM.id, SACRAMENTOCalifornia di Amerika Serikat (AS) mencatat peningkatan pesat jumlah kasus virus Corona atau Covid-19.

Dalam kurun waktu sepekan terakhir California dilaporkan mengalami lonjakan infeksi.

Hal ini membuat Gubernur Negara Bagian California, Gavin Newsom membuat serangkaian kebijakan.

Ia menginstruksikan 19 County di California termasuk Los Angeles agar menutup kembali kegiatan indoor seperti restoran dan bar.

Penutupan selama kurang lebih 3 minggu juga diberlakukan untuk bioskop, museum dan kebun binatang mulai akhir pekan ini bertepatan dengan akhir pekan panjang Hari Kemerdekaan Amerika Serikat berdasarkan keterangan pers, Rabu (1/7/2020).

“Dalam waktu 24 jam, jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat 110 jiwa dan kasus positif infeksi Covid-19 mengalami peningkatan lebih dari 5.100 pasien di seantero California.

Harus ada strategi khusus memperlambat peningkatan kasus Covid-19 di California,” ungkap Gubernur Newsom.

China Pamer Kekuatan Militer di Laut China Selatan, Amerika Berikan Kecaman

State Order juga Gubernur Newsom berdampak ke kawasan Los Angeles.

“Pada akhir pekan ini, masyarakat AS merayakan Hari Kemerdekaan.

Biasanya, 4th off July dirayakan dengan pawai, kendaraan hias dan pesta kembang api.

Tapi dengan dikeluarkannya 'State Order' Gubernur Newsom, tentunya tidak akan ada perayaan secara besar-besaran,” jelas Ardian B Nugroho, Juru Bicara Konsulat Jenderal RI di Los Angeles.

Wali kota Los Angeles, Eric Garcetti, juga sudah mengumumkan larangan pesta kembang api oleh warga Kota Los Angeles.

Saat ini, California berada di peringkat kedua di AS setelah New York dalam hal jumlah
kasus Covid-19 di seantero AS.

“Sejak California, khususnya California Selatan, melakukan pembukaan kembali secara bertahap pada Mei lalu, tren jumlah kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, bahkan di LA pernah tercatat sampai 8.000 kasus per hari,” sambung Ardian.

KJRI Los Angeles terus mengimbau WNI di wilayah kerja dalam menyikapi tren peningkatan kasus Covid-19 tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved