Breaking News:

BATAM TERKINI

DERETAN Pemicu Realisasi PAD Kota Batam Tak Mencapai Target 

Realisasi Penghasilan Asli Daerah (PAD) Batam tidak tercapai karena sejumlah hal. Berikut ini penjabarannya.

TRIBUNBATAM/ZABUR
Pembongkaran sebuah papan reklame di Jalan Imam Bonjol 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam tidak mencapai target. Hal ini diakui Walikota Batam, Muhammad Rudi, dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Senin (6/7/2020).

Target yang tidak tercapai ini dikarenakan beberapa perubahan aturan yang menjadi kendala dalam pemungutan pajak daerah.

Untuk itu, dia menekankan, penetapan target PAD harus lebih realistis.

"Ini menjadi perhatian kita bersama. Saya ingin, lebih realistis di dalam menetapkan target penerimaan pada penyusunan APBD pada masa yang akan datang," ujarnya saat dimintai tanggapan terhadap Pandangan Umum Fraksi tentang Pelaksanaan APBD Kota Batam 2019.

Realisasi PAD tahun 2019 hanya sebesar 87,8.

Kurang tercapainya target tersebut disebabkan oleh berbagai alasan.

Adanya sistem pemesanan kamar hotel secara online dengan harga murah, serta banyaknya objek pajak reklame yang tidak memperpanjang masa tayang reklamenya.

Kaget Nama Anaknya Hilang di Website PPDB SMAN 3 Batam, Yohanes: Anak Mau Sekolah Aja Ribet

"Selain itu, adanya pemberlakuan drop off kendaraan selama 15 menit berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir yang mulai berlaku pada triwulan IV Tahun 2018 sehingga berdampak terhadap berkurangnya penerimaan pajak parkir," jelas Rudi.

Selain itu, perekonomian global yang belum membaik juga mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap properti baru.

Kemudian, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) oleh Wajib Pajak juga belum maksimal.

Halaman
123
Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved