KISRUH PPDB DI BATAM
Ribut Soal PPDB di SMAN 3 Batam, Komisi IV DPRD Minta Orang Tua Menahan Diri
Politisi Golkar ini meminta agar Wali Kota Batam HM Rudi segera memberitahukan hal tersebut ke Plt Gubernur Kepri Isdianto untuk dicari solusinya
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi orang tua calon siswa SMAN 3 Batam mendatangi kantor Wali Kota Batam, Selasa (7/7/2020) mendapat tanggapan dari DPRD Batam.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Ides Madri menyarankan agar orang tua siswa dapat menahan diri. Jangan sampai aksi mereka itu memicu hal-hal yang tak diinginkan.
"Karena SMA tidak ada kapasitas kami terlalu jauh mengatakan sesuatu, sebab itu ranah provinsi. Tapi bagaimana pun, mereka adalah warga kita di Batam.
Kami punya beban moral untuk itu. Maka, kami sarankan menahan diri. Sampaikan keluhan dengan cara-cara elegan," kata Ides, Selasa siang.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini meminta, agar Wali Kota Batam HM Rudi segera memberitahukan hal tersebut ke Plt Gubernur Kepri Isdianto. Agar segera dicarikan solusinya.
• Siasati Pandemi, Janji Jiwa Keluarkan Produk Kopi Kemasan 1 Liter, Ini Daftar Harganya
• Sempat Begadang hingga Tengah Malam, Tiga Jam Kemudian Pendaki Gunung Guntur Lenyap Misterius
Ides tak mau masalah itu berlarut-larut. Apalagi kondisi saat ini masih menyongsong new normal.
"Jangan sampai ributlah intinya. Kita inginkan Batam yang ramah. Kita ini sedang membangun dan mempertahankan citra Batam sebagai salah satu destinasi wisata dunia.
Untuk mengembalikan kejayaan pariwisata di tengah pandemi ini, hal-hal PPDB kami harap ada penyelesaian cepat dari pemerintah," pinta Ides.
Tak Lolos PPDB
Kantor Walikota Batam, Batam Center, didatangi kerumunan warga yang merupakan orangtua murid yang anaknya tidak lolos saat PPDB online di SMAN 3 Batam, Selasa (7/7) siang.
Sebanyak kurang lebih 50 orangtua murid mulanya berkumpul di trotoar jalan depan gerbang Kantor Walikota Batam, kemudian beralih ke selasar depan kantor untuk menghindari hujan.
Orangtua murid tersebut sebelumnya sudah berkumpul di SMAN 3 Batam pukul 06:30 WIB, kemudian lanjut mendatangi Kantor Walikota sejak pukul 08:00 WIB.
Salah seorang warga yang hadir menyatakan, kehadiran puluhan orangtua murid saat ini bertujuan menuntut kejelasan agar anaknya dapat memperoleh sekolah.
"Tuntutannya nggak banyak, supaya anak kita ini yang nggak keterima sekolah, bisa dapat sekolah, itu saja," ujar warga tersebut.
Orangtua Juga Datangi SMAN 1 Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/07072020ppdb-online-sman-3-batam.jpg)