Breaking News:

Halau Klaster KPU Batam, Wali Kota Teken Kerja Sama Protokol Kesehatan, Sekda Saran Usia Energik

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau (Kepri) TS Arif Fadillah, meminta seluruh penyelenggara Pemilu menjaga kesehatan

KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Ilustrasi. Masker transparan inovasi dari Dwi Rahayu yang juga Ketua Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Cabang Kabupaten Sleman 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang dijadwalkan berlangsung Desember mendatang memicu kekhawatiran sejumlah kepala daerah.

Wabah Covid-19 yang hingga kini belum usai dan tak jelas kapan vaksin ditemukan, pun memicu waswas dari pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu), yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Rian Ernest Mundur dari Pilwako Batam, Sempat Tiru Gaya Blusukan Jokowi, Warga Protes KTP Dicatut

Untuk menjaga kesehatan penyelenggara Pemilu tak terpapar virus corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam melakukan kerja sama.

MoU - Wali Kota Batam M Rudi dan empat Komisioner KPU Batam usai penandatangani MoU pencegahan Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (09/07/2020).
MoU - Wali Kota Batam M Rudi dan empat Komisioner KPU Batam usai penandatangani MoU pencegahan Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (09/07/2020). (TRIBUN BATAM/BERES LUMBANTOBING)

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (Mou) oleh Ketua Gugus Tugas Batam M Rudi dan KPU Batam Herrigen, di Balai Kota, Kamis (09/07/2020).

Herrigen mengatakan MoU bertujuan untuk memastikan kesehatan penyelenggara Pemilu tidak terpalar virus.

PILWAKO Batam, Muhammad Rudi Tetap Perkasa, PAN Pilih Petahana

Selain itu, MoU untuk menjamin protokol kesehatan berjalan saat Pilkada 9 Desember mendatang.

"Setiap hari ketemu orang banyak sangat berbahaya. Kan, tidak baik, ada pula klaster Covid-19 KPU Batam, makanya sedini mungkin harus kita cegah," tegasnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau (Kepri) TS Arif Fadillah, meminta seluruh penyelenggara Pemilu menjaga kesehatan dan mengingat hidup bersih.

Pesan itu ia sampaikan saat Rapat Pembahasan Persiapan Pilkada bersama bupati/wali kota serta perangkat Pemilu se-Kepri via video konferensi, Jumat (12/06/2020).

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada, PDI Perjuangan Pasang Target Menang

“Pilkada saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pelantikan PPS di sejumlah kecamatan di Karimun, Senin (15/06/2020). KPU Karimun menggesa tahapan pilkada yang sempat tertunda
Pelantikan PPS di sejumlah kecamatan di Karimun, Senin (15/06/2020). KPU Karimun menggesa tahapan pilkada yang sempat tertunda (TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA)

Saran saya kalau bisa petugas di lapangan janganlah mereka yang umurnya rentan tertular, lebih baik yang masih energik,” ujarnya.

Menurut Arif, kalaupun yang betugas di lapangan berusia lanjut agar dipastikan kesehatannya.

“Karena pengalaman Pilkada sebelumnya banyak yang meninggal akbiat kelelahan, apalagi saat ini ada Covid-19 juga, tentunya sangat berbahaya,” harap Arif.

Gara-gara Covid-19, Pilkada 2020 Sejarah Baru Pemilu Indonesia, Bagaimana dengan Kepri

Berbicara terkait Pilkada di Kepri, ia mengatakan tujuh wilayah bersiap-siap menggelar pesta demokrasi di masa pandemi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved