Rabu, 15 April 2026

Ada Durasi Berkunjung, Intip Cara Museum di Malaysia Terapkan Protokol Kesehatan

Malaysia tampak mulai memulihkan beragam sektor di negaranya. Seluruh museum di Malaysia, termasuk Muzium Negara sudah bisa kembali beroperasi lagi.

AFP
Ilustrasi warga Malaysia di Kuala Lumpur saat virus Corona merebak. Cara museum di Malaysia terapkan Protokol Kesehatan, ada durasi berkunjung. 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Malaysia tampak mulai memulihkan beragam sektor di negaranya usai dihadang wabah virus Corona atau Covid-19.

Seluruh museum di Malaysia, termasuk Muzium Negara sudah bisa kembali beroperasi sejak 16 Juni 2020 lalu.

Hal tersebut diumumkan oleh Pengarah Muzium Negara di Malaysia, Zamrul Amri bin Zakaria.

“Sebelum museum boleh dibuka untuk umum, di sini juga berlaku desinfeksi ke semua galeri dan tempat yang berisiko dipegang oleh pengunjung,” ujar Zamrul dalam webinar bertajuk “Prospect of Reopening of Museums in the New Normal”, Rabu (8/7/2020).

Usai melakukan penyemprotan disinfektan, pihaknya juga menyusun serangkaian protokol kesehatan yang harus ditaati oleh wisatawan saat berkunjung ke Muzium Negara.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut protokol kesehatan yang berlaku di Muzium Negara selama era new normal:

Diperkirakan Awal Agustus, Jalan Lintas Perbatasan Malaysia-Singapura Akan Dibuka Kembali

Museum

  1. Ada aturan jaga jarak minimal 1 meter.
  2. Waktu kunjungan terakhir dibatasi hingga 16:30 waktu setempat.
  3. Prioritaskan pengunjung dengan disabilitas.
  4. Ada jalur khusus bagi pengunjung dengan disabilitas.
  5. Batasi pengunjung dengan kartu bernomor.
  6. Lakukan pembersihan secara menyeluruh pada kartu yang telah diletakkan di dalam kotak penyimpanan usai digunakan pengunjung.
  7. Meniadakan layanan pemanduan.
  8. Seluruh fasilitas museum beroperasi selama jam operasional museum.
  9. Pengunjung harus keluar dan masuk dari pintu yang sama.
  10. Melarang penggunaan fasilitas interaktif bagi pengunjung.
  11. Museum membuat papan informasi protokol kunjungan.
  12. Menyediakan ruang tunggu luar ruangan untuk antre sebelum masuk museum.
  13. Ada stiker tanda jaga jarak antara pengunjung dan koleksi.

Wisatawan

  1. Melakukan check in dengan aplikasi MySejahtera sebelum memasuki museum.
  2. Gunakan kode QR untuk mendapatkan kartu bernomor.
  3. Wajib pakai masker dan jaga jarak minimal 1 meter.
  4. Antre dengan jarak 1 meter saat membeli tiket.
  5. Pengunjung harus lewati prosedur pemeriksaan suhu tubuh.
  6. Perhatikan etika batuk.
  7. Cuci tangan dengan hand sanitizer.
  8. Jaga jarak pada sarana umum seperti toilet, musholla, kafe, dan toko souvernir.
  9. Pengunjung yang keluar dari museum harus melewati prosedur pemeriksaan suhu jika ingin masuk kembali.
  10. Pengunjung harus buang masker bekas pakai ke tempat sampah.
  11. Durasi kunjungan paling lama 30 menit pada setiap galeri (ada 4 galeri).

Terkait usia wisatawan, Zamrul menuturkan bahwa sebelumnya pihak museum membatasi hanya mereka yang berusia di atas 13 tahun saja yang boleh berkunjung.

“Tapi seminggu ini kita ada aturan baru untuk umum. Semua bisa datang,” ujar Zamrul.

Sementara untuk waktu kunjungan, dia mengatakan, museum hanya membatasi 100 wisatawan dalam satu waktu. Jika lebih dari itu, wisatawan harus menunggu giliran.

Untuk wisatawan yang datang secara berkelompok, Zamrul mengatakan bahwa Muzium Negara tidak mengadakannya.

Namun jika ada yang ingin melakukannya, mereka harus melakukan diskusi terlebih dahulu dengan pihak museum.

“Ada syarat tertentu. Tidak lebih dari 10 orang, harus mematuhi SOP yang telah diterapkan. Diskusi dulu sebelum mengizinkan mereka memasuki museum,” ungkap Zamrul.

Promosi melalui blogger

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved