Polres Janji Tetap Kawal Proses PPBD meski Belum Ada Laporan Pungli
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra pun memastikan, bila pihaknya mendapati bukti pungli akan langsung menindak tegas
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Polres Tanjungpinang mengaku tetap melakukan pengawasan, meski belum menerima satu pun laporan pungutan liar (pungli) pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di Tanjungpinang.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra pun memastikan, bila pihaknya mendapati bukti pungli akan langsung menindak tegas.
• Kepsek SMAN 5 Batam Kirim Data ke Disdik, Cari Solusi Calon Pelajar Tak Tertampung Saat PPDB Kepri
"Kami tetap awasi ini. Kalau terlibat pasti kami tindak tegas. Siapa yang berbuat harus tanggung jawab, bila tidak ingin ditindak jangan melawan hukum yang berlaku," tegas Rio, Ahad (12/7/2020).
Ia mengatakan selain laporan masyarakat, hasil pengawasan yang dilakukan pihaknya juga belum menemukan dugaan pungli pada proses PPDB.

Reza juga meminta masyarakat agar mengikuti proses sesuai aturan.
Termasuk kepada panitia PPDB ia minta bekerja dengan benar.
• Diam Diam, Satreskrim Polres Tanjungpinang Pantau Dugaan Pungli PPDB Kepri
"Sampai saat ini belum ada orangtua siswa atau lainnya melapor ke kami soal dugaan pungli," katanya.
Sebelumnya calon peserta didik tahun ajaran/akademik baru tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kepulauan Riau (Kepri) berebut jalur zonasi.
Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menyatakan, kerap mendapat telepon dari orangtua/wali calon siswa, karena khawatir anaknya gagal masuk sekolah pilihan utama.
• Berlaku untuk Online dan Manual, Pendaftaran PPDB Bintan Diperpanjang Hingga Akhir Juli 2020
"Mayoritas jalur zonasi di Tanjungpinang.
Perlu kita ketahui memang rata-rata anak tempatan (orang tua pindah tugas di Kepri)," ujar Sekertaris PPDB Kepri Arif Salman, Jumat (3/7/2020).

"Tentu kami sampaikan sudah ada aturan ditetapkan, bukan petugas atau saya bikin sendiri.
Ada pilihan sekolah kedua, tetap negeri, kok," ujar Arif mencoba menjelaskan pernyataannya lagi.
• Janda 4 Anak Nyaris Diperkosa di SMAN 1 Batam, Kelabui Korban, Pelaku Ngaku Petugas PPDB
Jumat (3/7/2020) merupakan hari terahkir pendaftaran PPDB tingkat SMA/SMK/SLB setelah dibuka pada 29 Juni lalu.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri M Dali mengatakan, tahapan selanjutnya panitia akan mengumumkan hasil seleksi pada 6 Juli, dilanjutkan pendaftaran ulang 7-9 Juli.

Ia mengatakan tahun ini Disdik membuka kuota zonasi 50 persen, afirmasi 15 persen, pindah tugas orangtua lima persen dan prestasi 30 persen.
"Untuk jalur bahasa (SMA) seleksi berdasarkan nilai bahasa Indonesia dan bahasa Inggris," ujar Dali, Senin (22/6) lalu.
(tribunbatam.id/Endra Kaputra)