Minggu, 26 April 2026

2 Perampok Sadis Tewas Ditembak Polisi, Mereka Spesialis Perampok Rumah Mewah

Hasil penyelidikan, emas tersebut merupakan milik korban yang baru saja dibobol rumahnya di Jalan Tegalsari 16 Surabaya tepat sebelum kedua pelaku dil

Editor: Eko Setiawan
istimewa Tribunnews.com
Residivis berinisial AR (42) yang baru keluar dari penjara lewat program asimilasi dari Pemerintah, ditembak mati anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara di Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (18/4/2020) malam. 

Terbaru, dua rumah mewah di wilayah Tegalsari Surabaya jadi sasaran para bandit.

Kerugian dari aksi kejahatan tersebut disinyalir mencapai ratusan juta rupiah.

Tak butuh waktu lama, kepolisian kemudian berhasil mengidentifikasi pembobol rumah tersebut.

Temuan Emas Batangan

Dua pembobol rumah yang tewas ditembak polisi, menyibak rentetan aksi pembobolan di beberapa rumah mewah di Surabaya.

Dari dua tersangka yang tewas, yakni Budi Prakoso (53) warga Jalan Sabeni, Kebun Melati, Jakarta Pusat, serta Antoni (59) warga Perum Regency Melati Mas Pondok Jagung Serpong, Tangerang Banten, polisi menemukan sejumlah barang bukti hasil kejahatannya.

Hal itu disampaikan Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra.

"Saat kami lumpuhkan, ternyata tersangka ini menyimpan sebilah golok di punggungnya, dan di sakunya ada sebuah emas batangan," kata Agung, Senin (13/7/2020).

Hasil penyelidikan, emas tersebut merupakan milik korban yang baru saja dibobol rumahnya di Jalan Tegalsari 16 Surabaya tepat sebelum kedua pelaku dilumpuhkan.

"Setelah kami periksa saksi korban, membenarkan jika emas batangan itu miliknya dan ada bukti kepemilikan berupa surat-suratnya," tambah Agung.

Sampai saat ini, polisi masih menelusuri jejak tiga pelaku komplotan spesialis pembobolan rumah mewah ini.

Diduga, kawanan ini kerap beraksi tak hanya di Surabaya,melainkan juga di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Catatan Hitam

Sesuai catatan hitam kepolisian, dua kawanan ini memiliki jam terbang tinggi. Bahkan mereka dijuluki perampok kelas kakap.

Mereka lebih memilih beroperasi di kawasan rumah mewah yang ditinggal penghuninya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved