Senin, 4 Mei 2026

Achmad Yurianto Minta Masyarakat Tidak Turunkan Masker ke Dagu, Kenapa?

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengimbau, agar masyarakat menggunakan masker dengan benar.

Tayang:
(Tribunlampung.co.id/Deni Saputra)
BANDAR LAMPUNG- Pengerajin menyelesaikan pembuatan masker kain di Perum Ragom Gawi Permai I, Kemiling, Bandar Lampung. Jumat (27/3/2020). Produksi masker dengan berbahan kain tersebut di jual dengan harga Rp 10 ribu dan menjadi alternatif ditengah kelangkaan serta kenaikan harga masker medis. Menurut pengerajin kain Siti Nuraisah dirinya mengaku semenjak merebaknya virus corona ia mengaku mengalami peningkatkan pesanan hingga 8 lusin perhari. 

Hal itu disampaikan Yurianto menanggapi pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatakan, virus corona bisa bertahan di udara lewat mikro droplet.

Mikro droplet berukuran sangat kecil dan bisa bertahan lebih lama di suatu ruangan, ketika sirkulasi udara di ruangan tersebut tidak berjalan dengan baik.

Untuk itu, Yurianto mengingatkan, penggunaan masker menjadi satu hal yang wajib untuk dilakukan.

Ia juga menekankan, penggunaan pelindung wajah atau face shield tanpa menggunakan masker tidak akan efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

Anjing Pelacak Berhenti di Warung Dekat Lokasi Penemuan Mayat Editor Metro TV, Ini Kesaksian Sari

GEMPA HARI INI - Gempa 5,2 SR Guncang Bantul Yogyakarta Senin (13/7) Pagi, Ini Kata BMKG

"Kita bisa menyederhanakan dengan mengambil contoh misalnya asap rokok."

"Dalam satu ruangan tertutup yang sirkulasi udara tidak bagus maka asap rokok ini akan tertahan lama dan bagi siapapun yang hanya menggunakan face shield tanpa menggunakan masker pasti akan bisa mencium bau ini."

"Kurang lebih demikianlah droplet dari Covid-19 ini, oleh karena itu penggunaan masker mutlak harus dilakukan, harus dikerjakan, bukan face shield," ungkap Yurianto.

Menurut Yurianto, pada dasarnya face shield bisa digunakan untuk melindungi mata dan wajah, tapi hanya berguna untuk melindungi dari percikan droplet yang berukuran besar.

"Kami tetap menyarankan kepada saudara-saudara gunakan masker, lebih baik kalau bisa ditambah dengan face shield."

"Tetapi menggunakan face shield saja tanpa masker tidak akan memberikan perlindungan yang maksimal," jelas Yurianto.

Selain itu, Yurianto mengimbau agar mengupayakan semua ruang kerja dijamin sirkulasi udaranya berlangsung dengan baik.

"Sehingga setiap saat udara bisa kita gantikan dengan udara baru yang lebih segar."

"Upayakan ini bisa kita lakukan dengan baik, paksakan udara bergerak, apakah dengan menggunakan kipas angin atau penghisap udara agar semuanya selalu bergerak," ujarnya.

Hasil, Klasemen dan Top Skor Liga Italia Setelah Napoli Imbang Lawan AC Milan, Ronaldo 28 Gol

Hasil Liga Italia Napoli vs Milan, Drama 4 Gol di San Paolo Berakhir Tanpa Pemenang, Gattuso Marah

Jika memungkinkan, kata Yurianto, jendela dibuka pada pagi hari, agar udara segar dari luar bisa masuk.

"Ini adalah upaya-upaya kita agar udara yang terjebak di ruang kerja tidak tertahan sampai berhari-hari tanpa ada sirkulasi yang memadai," jelasnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Achmad Yurianto Imbau Masyarakat Agar Tak Turunkan Masker ke Dagu, Kenapa?

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved