Selasa, 21 April 2026

Trump Konfirmasi Amerika Serikat Luncurkan Serangan Siber ke Rusia, Ada Apa?

Amerika Serikat ( AS) mengumumkan telah telah melakukan serangan siber terhadap Rusia. Berikut penjelasan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

AFP/Win McNamee
Presiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). Trump mengonfirmasi Amerika Serikat meluncurkan serangan siber terhadap Rusia. 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Amerika Serikat ( AS) mengumumkan telah telah melakukan serangan siber terhadap Rusia.

Hal ini untuk pertama kalinya dikonfirmasi langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Penyerangan siber yang dilakukan Amerika Serikat ditujukan kepada Badan Penelitian Internet ( IRA) di Rusia.

IRA sendiri dituduh AS sebagai troll farm yang dan disalahkan atas campur tangannya terhadap pemilihan presiden ( pilpres) AS pada 2016.

Trump memberikan konfirmasi tersebut saat diwawancarai oleh kolumnis The Washington Post, Marc Thiessen.

Thiessen menulis di The Washington Post bahwa saat wawancara dengan Trump, dia melontarkan pertanyaan apakah dia telah meluncurkan serangan siber.

UU Keamanan Nasional, Amerika Serikat Peringatkan Warganya di China: Kalian Bisa saja Dipenjara!

"Benar," jawab Trump sebagaimana dilansir dari CNN, Sabtu (11/7/2020).

Dalam wawancara tersebut, Trump juga mengatakan Mantan Presiden AS Barrack Obama tahu bahwa Rusia sengan bermain dalam pilpres AS pada 2016.

Namun, menurut Trump, Obama tidak mengatakan apa pun karena dia mengira Hillary Clinton-lah yang akan memenangi pilpres.

Trump mengklaim tidak seperti pendahulunya dan dia bertindak berdasarkan laporan intelijen AS tentang campur tangan Rusia terhadap pilpres dengan meluncurkan serangan siber.

Sementara itu, Obama mengumumkan sanksi terhadap Rusia dan mengusir beberapa diplomat Rusia sebagai pembalasan atas campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS pada Desember 2016.

The Washington Post pada 2018 melaporkan adanya serangan siber.

Thiessen juga melaporkan seorang pejabat senior AS turut mengonfirmasi serangan siber terhadap IRA Rusia secara efektif.

Dalam wawancara tersebut, Trump juga mengatakan serangan siber itu merupakan salah satu dari kebijakan yang lebih luas dalam menghadapi Rusia.

Contoh lain yang Trump sodorkan adalah mengirim rudal anti-tank kepada Ukraina saat eskalasi antara Ukraina dengan Rusia memanas akhir-akhir ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved