Breaking News:

Resesi, Perusahaan di Singapura Mulai PHK Karyawan

Resesi Singapura berimbas pada pemutusan hubungan kerja ( PHK ). Ketika dihubungi Channel News Asia, resor milik Genting Singapura, menolak menyebutka

Courtesy_CNA
Pusat perbelanjaan kelas menengah kota, Megamall Mustafa Center di Little India, Singapura, Rabu (6/5/2020). 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Resesi Singapura berimbas pada pemutusan hubungan kerja ( PHK ).

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura (MTI) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi negeri jiran itu mengalami kontraksi sebesar 41,2% di kuartal II-2020.

Pencapaian tersebut anjlok untuk kedua kalinya setelah di kuartal I-2020 juga kontraksi 3,3%. 

Efeknya terasa di beberapa sektor, seperti pariwisata.

Mengutip Channel News Asia Rabu (15/7), Resorts World Sentosa (RWS), salah satu perusahaan swasta terbesar di Singapura, mengatakan telah mereka merumahkan staf sebagai bagian dari langkah-langkah pemotongan biaya setelah pandemi corona.

Berharap Wisatawan Mancanegara Datang, Pemko Batam Surati Pemerintah Singapura 

Ketika dihubungi Channel News Asia, resor milik Genting Singapura, menolak menyebutkan jumlah karyawan yang terpengaruh.

Tapi hingga akhir tahun lalu, RWS memiliki lebih dari 7.000 karyawan tetap.

RWS mengaku telah melakukan peninjauan biaya.

Seperti menghapuskan pengeluaran yang tidak esensial hingga memotong gaji manajemen hingga 30%.

Tapi pada akhirnya tetapi harus membuat keputusan sulit, memecat karyawan. 

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved