Bupati Apri Sujadi Koordinasi dengan PLN, Sejumlah Wilayah di Bintan Belum Teraliri Listrik

Progres pemasangan jaringan listrik di pulau dan wilayah pesisir di Kabupaten Bintan diklaim mencapai 80 persen.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Bupati Bintan, Apri Sujadi menuturkan, beberapa daerah di Kabupaten Bintan masih belum terliairi listrik PLN. Ia menyebut, pemasangan jaringan listrik di pesisir Bintan sudah 80 persen. 

Aliran listrik tersebut diresmikan PT PLN (Persero) ULP Anambas, Selasa kemarin (7/4/2020), dan merupakan salah satu program listrik desa.

"Meski di tengah pandemi Covid-19, PLN ULP Anambas tetap semangat dalam bekerja sesuai prosedur dan kondisi saat ini dalam mewujudkan harapan masyarakat akan tersedianya listrik di desa tersebut," ujar Manajer PLN ULP Kepulauan Anambas, Hendrico saat dihubungi via telepon, Rabu (8/4/2020).

Dikatakan Hendrico, ada sekitar 50 pelanggan yang sudah menyala listriknya di desa Batu Belah dan nanti akan terus bertambah lagi seiring berjalannya waktu.

"Alhmdulilah, saat kita resmikan masyarakat sangat senang sekali dan mengucapkan terimakasih kepada kita, karena memang mereka sudah lama menunggu listrik ada di desa mereka," sambungnya.

Hendrico menyebutkan permintaan masyarakat saat itu berharap kepada PLN ULP Anambas sebelum memasuki bulan Ramadan, listrik sudah dapat menyala.

Dan PLN ULP Anambas telah memenuhi harapan dari masyarakat.

"Dengan adanya listrik di desa Batu Belah semoga dapat mendukung kegiatan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tersebut, sebab listrik ini untuk kehidupan yang lebih baik dan memang sangat dibutuhkan sekali," ucapnya.

Kendala Program Listrik Desa

General Manager PLN Wilayah Riau Kepri (WRKR), Dispriansyah menargetkan, kendala program listrik desa 2019 ditergetkan selesai pada 2020.

Ia mengklaim, sejumah mesin untuk mendukung penerapan listrik desa di sejumlah pulau di Provinsi Kepri belum bisa beroperasi 24 jam karena minimnya operator.

Pertemuan Plt Gubernur Kepri, Isdianto dengan perwakilan manajemen PLN wilayah Riau dan Kepri di kantor Gubernur Kepri, Selasa (15/7). Pertemuan itu membahas kendala dalam merealisasikan listrik desa 2019 yang belum merata di Provinsi Kepri.
Pertemuan Plt Gubernur Kepri, Isdianto dengan perwakilan manajemen PLN wilayah Riau dan Kepri di kantor Gubernur Kepri, Selasa (15/7). Pertemuan itu membahas kendala dalam merealisasikan listrik desa 2019 yang belum merata di Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Istimewa)

Pihak PLN menurutnya akan menindaklanjuti hal ini dengan menambah personel.

Ini dilakukan karena sistem operator yang biasa diterapkan adalah sistem pergantian waktu.

"Saat ini sedang berproses, sebagian jaringan sudah terpasang tinggal menunggu mesin," katanya saat kunjungannya ke kantor Gubernur Kepri, Selasa (14/7).

Penjelasan tentang listrik desa 2019 ini ia sampaikan setelah Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto meminta kepastian PLN tentang program listrik desa tahun 2019.

Menurutnya, program itu sempat terkendala, sehingga masih ada sejumlah desa di Provinsi Kepri yang belum teraliri listrik 100 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved