KAPAL PUSKEL TERBAKAR DI ANAMBAS

Kapal Puskel Husada 001 Terbakar di Anambas, Diduga Hubungan Pendek Arus Listrik

Hubungan pendek arus listrik di kapal berbobot 18 Gros Ton (GT) diduga menjadi penyebab munculnya api hingga kapal itu terbakar.

TribunBatam.id/Istimewa
Warga memadamkan api yang membakar puskel Husada 001 di sekitar Batu Lepe, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (19/7) sekira pukul 23.30 WIB. 

Mendengar ada kebakaran di Pelabuhan Sri Siantan, 20 anggota pemadam kebakaran yang sedang berjaga turun ke lokasi.

Dua unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dikerahkan untuk memadamkan api.

Kapal Puskesmas Keliling (puskel) Husada 001 terbakar di sekitar perairan Batu Lepe, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (19/7) sekira pukul 23.30 WIB.
Kapal Puskesmas Keliling (puskel) Husada 001 terbakar di sekitar perairan Batu Lepe, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (19/7) sekira pukul 23.30 WIB. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Anggota dibantu masyarakat. Satu APAR yang digunakan untuk memadamkan api. Dua unit APAR itu memang ditempatkan di Pelabuhan Sri Siantan," ungkapnya.

Ia mengatakan, berkaca dari pengalaman itu, Kabupaten Kepulauan Anambas memerlukan kapal pemadam untuk mengantisipasi kebakaran kapal.

"Anambas kan daerah kelautan. Itu yang buat kelabakan, pas ada kejadian seperti ini. Kami merencanakan ada kapal pemadam untuk mengantisipasi kebakaran kapal," ucapnya.

Munculnya api dekat speedboat milik Asmawi di Pelabuhan Sri Siantan juga dibenarkan oleh seorang warga Tarempa, Faisal.

"Jeriken minyaknya saja yang terbakar. Langsung dibuang sama pemilik kapal ke laut, kalau kebakar speed boat nya yang kapal lain juga pasti kena, ini cuma jerigen saja, untuk pemilik kapal langsung sigap," sebut Faisal.

Saat itupun ada salah satu anggota Lanal yang berada di Pelabuhan Pemda Sri Siantan juga mengatakan hal yang sama.

"Iya tadi memang ada kepulan asap, kita langsung datang ke sini, ternyata jerigen milik speed boat salah satu moda transportasi itu kebakar jadi tidak sampai kena kapalnya," ujar Arif salah satu anggota Lanal Tarempa.

Pantaua TribunBatam.id di Pelabuhan Sri Siantan sore ini terlihat lancar, dan beberapa kapal penumpang kayu (pompong) yang membawa penumpang ke Palmatak juga terlihat sedang bersandar menunggu penumpang.(Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved