Sempat Dapat Hinaan, Begini Kisah Warga Wuhan Terinfeksi Covid-19 di Amerika Serikat

Seorang warga Wuhan di Amerika Serikat mengungkapkan bagaimana tanggapan orang-orang usai wabah virus Corona merebak. Ia sempat mendapatkan hujatan.

AFP
Ilustrasi warga Amerika Serikat. Cerita warga Wuhan soal Covid-19 di Amerika Serikat: orang Amerika egois. 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Seorang warga Wuhan yang tinggal di Amerika Serikat menceritakan kisah hidupnya usai dinyatakan terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Ia adalah Xinyan Yu wanita asal Wuhan yang sudah bekerja cukup lama di Amerika Serikat.

Xinyan Yu mengungkapkan bagaimana tanggapan orang-orang usai wabah ini merebak.

Kepada Brisbane Times pada Sabtu (18/7/2020), Xinyan Yu menuliskan pandangannya tentang respons AS terhadap wabah virus Corona dan bagaimana dia membandingkannya dengan penanganan di negara asalnya, China.

Berikut ini kisah yang ditulis Xinyan Yu.

"Pada Januari lalu, setelah menyaksikan kampung halamanku di Wuhan bergulat dengan virus Corona, kupikir aku lebih siap menghadapi wabah dibandingkan kebanyakan orang di AS.

Tuding China Lakukan Pelanggaran HAM Berat Kepada Uighur, Inggris: Itu Sangat Menyedihkan

Tak pernah terpikir olehku bahwa AS kemudian akan berjuang dengan sangat keras. Setidaknya, 6 bulan setelah wabah merebak di Wuhan.

Dan pada akhirnya, aku pun terinfeksi virus yang sangat menular itu.

Sejak virus Corona muncul, aku hidup dalam kewaspadaan yang luar biasa. Aku sudah memakai masker begitu tahu Wuhan berjuang melawan virus bernama Covid-19 itu.

Aku memakai masker ke mana-mana, di mana pun aku berada. Meski, aku kerap mendapat cemooh, hinaan dan bahkan sikap kasar.

Orang-orang sengaja batuk di hadapanku dan mengolok, 'Terima kasih China, Tuhan memberkati Amerika.'

Kuingat betul, itu yang diteriakkan seorang wanita di sebuah supermarket dekat Washington pada akhir Maret lalu. Tapi, hinaan itu tidak membuatku gusar.

Ya, cemooh itu tidak menggangguku karena aku tahu apa yang dibutuhkan oleh 11 juta orang di Wuhan untuk bisa mengendalikan wabah corona.

Dan pada akhirnya, semua orang harus menerima kenyataan itu. Kenyataan untuk memakai masker.

Waktu bergulir, pada Juni kemarin, ketika lockdown di AS mulai melonggar, suamiku ingin merayakan ulang tahun ayahnya yang ke-70 di Pulau Marco, Florida, AS.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved