Sabtu, 2 Mei 2026

Hindari Penyebaran Corona di Perkantoran, Rapat Disarankan Pagi Hari dan Matikan AC

Saat ini di tanah air untuk tambahan kasus Covid-19 masih berada di kisaran 1.000 orang atau lebih.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
Ilustrasi Kegiatan di Perkantoran: Plt Wali kota Tanjungpinang, Rahma saat silaturahmi ke Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepulauan Riau, Dompak, Selasa (7/7) kemarin. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Sejak New Normal diberlakukan, beberapa aktifitas masyarakat mulai berlaku seperti biasa dengan penerapan protokol kesehatan.

Sebut saja seperti aktifitas perkantoran hingga sekolah.

Namun demikian, muncul sebuah trend baru penambahan kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Saat ini di tanah air untuk tambahan kasus Covid-19 masih berada di kisaran 1.000 orang atau lebih.

Pemerintah meyakini bahwa angka tersebut penyebabnya karena aktivitas di luar rumah.

"Dari kontak tracingnya, kami yakini berasal dari aktivitas perkantoran, aktivitas yang kita laksanakan dari rumah dan sekarang sudah mulai kita kerjakan di perkantoran," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam siaran BNPB, Senin (20/7/2020).

Ramalan Zodiak Asmara Selasa 21 Juli 2020, Capricorn Curiga sama Pasangan, Aquarius Abaikan Pasangan

Ramalan Zodiak Hari Selasa 21 Juli 2020, Taurus Muak, Cancer Dikagumi, Gemini Hati-hati Melangkah

Secara spesifik, Yuri menyebut aktivitas rapat yang berpotensi menularkan Covid-19.

Maka itu, dirinya mengingatkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

"Kalau pun harus dilaksanakan, maka dilaksanakan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang cukup baik. Jika diperlukan, laksanakan rapat ini pada pagi hari. Buka semua jendela sehingga diyakinkan bahwa sirkulasi udara akan bergerak dengan baik," katanya.

Pendingin ruangan atau AC pun, dikatakan Yuri, sebaiknya tidak digunakan agar udara bisa bersikulasi dengan baik.

"Batasi kapasitas ruang. Jika memang diharuskan diikuti orang banyak, maka sebagian bisa mengikuti di ruangan lain menggunakan metode daring," lanjut Yurianto.

Hal ini agar para peserta rapat memiliki kesempatan untuk menjaga jarak antara satu dengan lainnya.

Mulai Berimbas, Pedagang Pasar Fanindo: Rapid Test itu Membuat Kondisi Pasar Sepi, Kita jadi Korban

Aksi Heroik Amah Daim, Driver Taksi Online asal Batam yang Bantu Wanita Melahirkan Dalam Mobil

"Batasi pembicara dan upayakan rapat tidak lebih dari setengah jam. Hindari sajian makan dan minum di ruangan, yang kemudian memaksa pesetta rapat membuka masker," kata Yuri lagi.

"Inilah adaptasi kebiasaan baru di perkantoran. Yakinkan bahwa pengelola perkantoran tetap selalu menjaga fasilitas umum yang digunakan bersama, seperti lift atau toilet, tangga, untuk memberikan kesempatan yang memanfaatkan ini bisa menjaga dengan baik," pungkasnya.

Kasus di DKI di Kisaran 300

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved