TRIBUN WIKI
Sebabkan Nyeri Dada, Kenali Penyebab dan Gejala Angina, Apa Bedanya dengan Sakit Jantung?
Angina adalah nyeri dada yang disebabkan ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen.
Pengobatan angina
Ada beberapa jenis perawatan yang bisa dilakukan untuk membantu Anda mengurangi tingkat dan intensitas rasa sakit angina, seperti:
- Perubahan gaya hidup
- Konsumsi obat-obatan
- Prosedur pengobatan jantung
- Rehabilitasi jantung
Cara itu juga bisa mencegah atau menurunkan risiko serangan jantung yang dapat berujuang pada kematian.
Nyeri dada bukan tanda penyakit jantung
Tidak semua nyeri dada adalah tanda penyakit jantung.
Berikut beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan nyeri dada:
- Emboli paru (penyumbatan dalam arteri paru-paru)
- Diseksi aorta (robeknya arteri utama)
- Infeksi paru-paru
- Stenosis aorta (penyempitan katup aorta jantung)
- Kardiomiopati hipertrofik (penyakit otot jantung)
- Perikarditis (radang pada jaringan yang mengelilingi jantung)
- A panic attack
Perbedaan angina stabil dan tidak stabil
Melansir Mayo Clinic, ada perbedaan karakteristik antara angina stabil dan angina stabil yang dapat mengindikasikan kemungkinan serangan jantung.
1. Angina stabil
Angina stabil adalah bentuk angina yang paling umum.
Ini biasanya terjadi ketika Anda memaksakan diri dalam melakukan suatu aktivitas.
Misalnya, rasa sakit yang muncul saat berjalan menanjak atau dalam cuaca dingin.
Karakteristik angina stabil:
- Berkembang ketika jantung bekerja lebih keras, seperti saat berolahraga atau menaiki tangga
- Biasanya bisa diprediksi dan rasa sakitnya biasanya mirip dengan jenis nyeri dada yang pernah dialami sebelumnya
- Waktu yang singkat, mungkin lima menit atau kurang
- Hilang lebih cepat jika diselingi dengan istirahat atau menggunakan obat angina
2. Angina tidak stabil (darurat medis)
Gejala yang berbeda dengan angina stabil dapat menandakan bentuk angina yang lebih berbahaya (angina tidak stabil) atau serangan jantung.
Karakteristik angina tidak stabil:
- Terjadi bahkan saat tubuh beristirahat
- Tidak terduga
- Biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama dari angina stabil, mungkin 30 menit atau lebih lama
- Mungkin tidak hilang dengan istirahat atau menggunakan obat angina
- Mungkin menandakan serangan jantung
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angina: Gejala, Jenis, Penyebab, dan Cara Mengobati".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-angina.jpg)